Ada Ancaman, Pengamanan Presiden SBY Diperketat

Ada Ancaman, Pengamanan Presiden SBY Diperketat

- detikNews
Rabu, 28 Des 2005 13:54 WIB
Jakarta - Jangan kecewa jika berada di acara yang dihadiri Presiden SBY, dan tidak bisa berjabat tangan dengan sang RI-1, apalagi minta foto bersama. Pengamanan terhadap presiden dan keluarganya kini memang sedang diperketat.Menurut Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng, untuk sementara waktu Presiden SBY tidak bisa lagi melakukan kebiasaannya saat menghadiri sebuah acara publik, yaitu melayani permintaan foto bersama, jabat tangan, atau sekadar melambaikan tangan dari jendela mobil yang terbuka.Kebijakan ini terpaksa diambil oleh Paspampres terkait informasi intelijen tentang adanya ancaman keselamatan terhadap presiden dan keluarganya. "Ini dilakukan sampai ada informasi intelijen bahwa situasi sudah kembali seperti sedia kala," kata Andi.Andi, dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (28/12/2005), menegaskan pengetatan pengamanan presiden dan keluarganya ini sudah dilakukan sejak satu minggu yang lalu.Meski pengamanan diperketat, lanjut Andi, sebisa mungkin Presiden SBY akan mengupayakan untuk bisa melakukan kontak langsung dengan warga apabila situasi di lokasi acara dinyatakan kondusif.Andi mengharapkan masyarakat dapat memahami situasi baru ini. "Sampai suatu ketika laporan intelijen menyatakan situasi sudah membaik."Lebih lanjut Andi menegaskan, Paspampres sepenuhnya siap menghadapi segala bentuk ancaman yang ditujukan kepada Presiden SBY dan keluarganya. "Mudah-mudahan mereka (yang bermaksud mengancam keselamatan presiden) berpikir seribu kali lagi. Paspampres siap."Tentang siapa sebenarnya yang mengancam keselamatan presiden, Andi tidak memberi penjelasan spesifik. "Yang jelas info adanya ancaman valid. Presiden mengagendakan pemberantasan korupsi, terorisme, dan narkoba. Mungkin saja ancaman dari pihak-pihak yang kepentingannya terganggu." (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads