Senjata Perampok Bank Sama dengan Milik Kelompok Azahari
Rabu, 28 Des 2005 13:34 WIB
Jakarta -
Mabes Polri menemukan indikasi kelompok teroris kembali melakukan perampokan untuk mendanai aksinya.Berdasarkan penyelidikan Polri, ada persamaan senjata yang digunakan perampok bank dengan senjata yang ditemukan polisi dalam penggerebekan gembong teroris Dr Azahari Husin di Batu, Jawa Timur.Demikian disampaikan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Paulus Purwoko di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (28/12/2005).Persamaan senjata perampok dengan senjata kelompok teroris yakni senjata yang digunakan sama-sama senjata rakitan. "Senjata genggam yang digunakan adalah senjata rakitan yang tidak pakai laras," kata Purwoko.Polri terus mendalami kemungkinan keterkaitan sejumlah perampokan di bank yang marak dengan jaringan teroris. Purwoko mengingatkan, kelompok Imam Samudera mengumpulkan dana untuk aksi bom Bali I dengan cara merampok toko emas."Bila kekurangan dana, mereka (teroris) juga merampok. Jadi ke sanalah arah kita. Apakah ada kaitannya, masih dikembangkan," kata Purwoko.Menurut Purwoko, teroris mendapatkan senjata melalui penyelundupan dari Thailand ataupun Filipina Selatan.Sementara ini Polri belum akan membeberkan lokasi perampokan yang terindikasi dilakukan teroris. Hal itu dilakukan untuk penyelidikan dan keamanan.
(iy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































