Jalan Arafah-Mina Dipercantik

Jalan Arafah-Mina Dipercantik

- detikNews
Rabu, 28 Des 2005 13:21 WIB
Makkah - Berbagai proyek infrastuktur di kawasan Arafah-Muzdalifah-Mina (Armina) masih dilakukan hingga sekarang. Pemerintah Arab Saudi tampak mengebut proyek ini, terutama proyek perbaikan jalan di kawasan sepanjang 21 KM ini. Kawasan Armina akan menjadi kawasan yang sangat ramai pada puncak haji 8-13 Dzulhijjah 1426 ini atau sekitar tanggal 9-14 Januari 2006 nanti. Puncak pelaksanaan ibadah haji adalah di kawasan ini. Para jamaah haji akan melakukan wukuf di Arafah, mabit (bermalam) di Muzdalifah, dan mabit di Mina untuk melakukan jumrah. Karena itulah, sepanjang kawasan ini dilakukan perbaikan dan pelebaran jalan. Pemantauan reporter detikcom Arifin Asydhad, Senin (26/12/2005) lalu, berbagai alat berat masih tampak bercokol di sepanjang kawasan ini. Para pekerja juga bekerja siang dan malam untuk mempercantik jalan. Akibatnya, sejumlah ruas jalan di kawasan ini ditutup sementara, demi proyek perbaikan ini. Persiapan-persiapan teknis terkait menginap di Arafah dan Mina juga belum dilakukan secara signifikan. Di Arafah, maktab pemerintah Arab Saudi belum mendirikan tenda-tenda untuk jamaah. Padang Arafah yang merupakan hamparan luas itu tampak masih kosong. Hanya Jabal Rahmah saja yang ramai dengan para peziarah. Toilet yang ada di Arafah sampai Mina juga masih belum bisa digunakan. Airnya masih belum berfungsi. Toilet-toilet ini juga masih tampak kotor, belum dibersihkan. Kesibukan yang tampak hanya ada 4 RS yang ada di kawasan Armina ini. Di RS-RS inilah nanti pada 8-13 Dzulhijjah, para dokter dan tim medis akan bekerja ekstra keras untuk melayani jamaah haji yang sakit atau menangani jamaah yang meninggal dunia. Biasanya, di tempat ini banyak jamaah yang akan jatuh sakit dan dilarikan ke 4 RS di kawasan itu. Kini tim dokter dan medis tampak mempersiapkan segala hal terkait penanganan jamaah haji. Masjid Namirah yang berada di kawasan Padang Arafah juga masih tampak dibersihkan oleh petugas dan cleaning service. Namun, toilet di masjid besar ini juga belum difungsikan. Masjid ini pada musim haji akan dipenuhi oleh jamaah haji yang berpakaian ihram. Yang sudah berfungsi adalah aliran air untuk air minum yang berada di banyak tempat. Air ini tetap mengalir. Dengan kran-kran air yang ada di banyak titik di Arafah ini, jamaah haji nanti bisa minum atau membasuh muka. Sementara tenda-tenda yang sudah berdiri di Mina tampak belum dibersihkan. Tendanya masih berlumur debu. Biasanya, ratusan ribu tenda ini akan dibersihkan mendekati puncak haji. Setelah bersih, di kemah itu akan dipasang karpet sebagai alas menginap para jamaah haji dari belahan dunia itu. Sementara tempat pelemparan jumrah (jamarat), tidak ada pembangunan baru. Kondisi tiga jamarat, yaitu Jumratul Ula, Jumratul Wustho, dan Jumratul Aqabah masih sama seperti tahun lalu. Hanya saja petugas jalan sudah membersihkan kawasan ini. Jamarat tetap terdiri dari dua lantai. Di kawasan inilah sering terjadi musibah, karena jutaan jamaah haji akan berebut melempar jumrah. Sejak tahun lalu, pelemparan jumrah sudah diatur sedemikian rupa untuk mengantisipasi musibah. Termasuk mengatur alur masuk dan keluar jamaah haji yang melempar jumrah dari lantai dua, sehingga jamaah haji yang masuk dan keluar tidak bertabrakan. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads