Pesawat Garuda yang Tergelincir di Bandara Hasanuddin Selesai Dievakuasi

Moehammad Bakrie - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 11:59 WIB
Pesawat Airbus A330 Garuda Indonesia tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Maros (Bakrie-detikcom).
Pesawat Airbus A330 Garuda Indonesia tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Maros. (Bakrie/detikcom)
Maros -

Petugas telah selesai memindahkan pesawat Airbus A330 milik Garuda Indonesia yang tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Proses pemindahan memakan waktu sekitar 12 jam.

Pantauan detikcom di Bandara Sultan Hasanuddin, Maros, Kamis (2/7/2020), tampak petugas telah berhasil memindahkan pesawat dari pinggiran landas pacu. Petugas baru bisa memindahkan pesawat ke landasan pada pukul 07.00 Wita, setelah proses evakuasi dimulai sejak sekitar pukul 21.30 Wita, Rabu (1/7).

"Pesawat sudah di apron dan runway juga sudah dibersihkan," kata Kepala Otoritas Bandara Wilayah V Makassar Baitul Ikhwan saat dimintai konfirmasi detikcom.

Meski proses evakuasinya molor dari jadwal yang ditargetkan, Otoritas Bandara mengaku tidak ada jadwal penerbangan yang terganggu.

"Tidak ada penundaan penerbangan dan semua berjalan normal. Sekarang sedang dilakukan pengecekan pesawat bersama-sama tim GMF/ Garuda," lanjutnya.

Selain proses evakuasi, Otoritas Bandara juga telah menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memastikan penyebab terjadinya kecelakaan itu.

"Kita sudah lakukan pemeriksaan juga di sana. Soal dokumen dan kelaikannya semua sudah sesuai prosedur. Nanti juga akan dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik pesawat dan akan kita koordinasikan dengan KNKT," kata Kepala Bidang Keamanan, Kelaikan, dan Pengoperasian Angkutan Udara Otoritas Bandara wilayah V Makassar Dwi Lestari.

Ia menegaskan pesawat Garuda yang berpenumpang 14 orang dan 12 kru itu tidak tergelincir. Dalam bahasa penerbangan, kondisi itu dikenal dengan istilah runway excursion, pesawat keluar dari landasan.

"Jadi kami tegaskan, ini bukan tergelincir, tapi kami menyebutnya runway excursion, yaitu keadaan pesawat keluar dari landasan. Kondisi pesawat semua dalam keadaan baik," terangnya.



Peristiwa itu berawal saat pesawat Garuda ini hendak lepas landas di Runway 21. Namun, saat berbelok, ban pesawat ini keluar dari landas pacu. Petugas gabungan bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pun sedang melakukan pemeriksaan guna memastikan penyebab insiden ini.

(nvl/nvl)