Round-Up

Polri, Antara Pujian Jokowi dan Sindiran Aktivis Soal Dwifungsi

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 05:21 WIB
Gedung Markas Besar POLRI Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Rengga Sancaya/detikcom.
Gedung Mabes Polri. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Polri genap berusia 74 tahun. Ada pujian dan ada pula kritik tajam mewarnai perayaan HUT Bhayangkara itu.

Pujian salah satunya disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya saat memimpin Upacara Hari Bhayangkara yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (1/7/2020), dan disiarkan secara live melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden. Upacara digelar secara sederhana dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Atas nama rakyat, bangsa, dan negara saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-74 kepada Keluarga Besar Kepolisian Republik Indonesia di mana pun saudara-saudara bertugas. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian, pengorbanan, dan sumbangsih saudara-saudara sekalian dalam rangka menjaga keamanan, menjaga ketertiban dalam menegakkan hukum serta dalam memberikan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat," kata Jokowi.

Jokowi dalam pidatonya menyinggung soal penanganan virus Corona (COVID-19). Menurut Jokowi, pandemi COVID-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia merupakan cobaan yang berat

"Kita harus terus berikhtiar dan bekerja keras untuk mengatasi permasalahan kesehatan maupun permasalahan ekonomi. Dalam situasi yang sulit sekarang ini, kehadiran dan keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat, sangat dibutuhkan," ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi meminta agar Polri mewaspadai ancaman stabilitas keamanan dalam negeri juga perlu terus diwaspadai, terutama menjelang pelaksanaan pilkada serentak di akhir tahun 2020 di bulan Desember.

"Selain tugas yang sama pernah dilakukan di pilkada serentak 2017 dan 2019, kali ini juga harus menjaga protokol kesehatan. Saya tahu tugas ini tidaklah mudah namun saya yakin Polri, TNI, serta penyelenggara dan pengawas pemilu akan mampu menjalan tugas ini dengan baik," kata Jokowi.

Sementara itu, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) merilis catatan untuk Polri di hari ulang tahun Bhayangkara ke-74. Ada 6 permasalahan utama, menurut YLBHI, harus diperhatikan dan dibenahi Polri agar institusi ini baik ke depannya.

"Dalam Hari Bhayangkara tahun 2020 ini, YLBHI menyampaikan catatannya dalam pers rilis ini. Selama menjalankan bantuan hukum struktural, YLBHI bersama 16 kantor LBH di 16 provinsi kerap menerima pengaduan dari pencari keadilan dan mendampingi masyarakat miskin, minoritas, dan rentan. Selama tahun 2019-2020, YLBHI mencatat beberapa permasalahan utama berkaitan dengan Kepolisian RI," ujar YLBHI dalam rilis yang berjudul 'Temuan YLBHI, Kepolisian RI: Menegakkan Hukum dengan Melanggar Hukum dan HAM, Serta Mengancam Demokrasi', yang diterima, Rabu (1/7/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4