Cegah Cibiran Rakyat, Tim Pengawas Haji Perlu Kerja All Out
Rabu, 28 Des 2005 11:55 WIB
Jakarta - Tim Pengawas Haji DPR RI diminta bekerja maksimal saat melakukan pengawasan di Makkah. Rombongan sebelum berangkat ke Makkah pada 3 Desember malam, diminta menjelaskan tujuan keberangkatannya seperti untuk membuat UU Haji yang lebih baik."Kita harapkan agar mereka kerja all out biar masyarakat bisa melihat bahwa DPR serius dalam menangani rencana perubahan UU Haji," kata Wakil Ketua DPR RI Zaenal Ma'arif di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (28/12/2005).Menurutnya, anggaran yang diperlukan untuk pengawasan tahap I dan II sekitar Rp 750 juta. Karena itu Zaenal berharap anggota DPR yang menjadi tim pengawas tidak menerima satu rupiah pun dari pihak-pihak mitra atau pihak lain, karena sudah dibiayai sepenuhnya oleh APBN.Mengenai keanggotaan tim pengawas yang akan berangkat ke Makkah, jelas Zaenal, akan terdiri dari anggota Komisi III, Komisi VIII, dan Komisi IX. Seluruh biaya hotel ditanggung oleh DPR dan tidak dibiayai oleh pihak lain, kecuali transportasi yang dibiayai oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) setempat.
(san/)











































