Warga Lapor Dana BLT Corona Dipotong, Ini Penjelasan Pemkot Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 14:01 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi BLT Corona. (Edi Wahyono-detikcom)
Pekanbaru -

Penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT) untuk warga Pekanbaru di tengah pandemi COVID-19 dianggap ada pemotongan bagi penerima warga tak mampu. Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menyebut pemotongan itu terkait kebijakan bank.

"Iya, kita menerima laporan dari sejumlah penerima kalau mereka tidak full mendapatkan Rp 300 ribu. Tapi tidak semuanya hanya sebagian saja," kata Humas Pemkot Pekanbaru, Irba Sulaiman kepada detikcom, Rabu (1/7/2020).

Irba menjelaskan, dana BLT Rp 300 ribu per kepala keluarga (KK) bagi masyarakat tak mampu merupakan bantuan dari Pemprov Riau. Pemkot Pekanbaru hanya sebagai pihak penyalur ke masyarakat.

Penyaluran dana BLT tersebut, sambung Irba, diberikan lewat rekening bank bagi setiap penerima. Bagi warga yang belum memiliki rekening bank yang sudah ditentukan diminta untuk membuka rekening baru.

"Dalam hal ini, warga penerima BLT yang membuka rekening baru tentunya tidak bisa seluruh dana di rekening saldonya di-nol-kan. Artinya tidak seluruh uang bisa diambil dan uang direkening masih tersisa," kata Irba.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2