Medan Hari Ini Berusia 430 Tahun, Kenali Sejarahnya Biar Gak Apa Kali

Haris Fadhil - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 10:18 WIB
Ilustrasi Medan -- Tugu titik nol Kota Medan (Haris Fadhil/detikcom)
Foto: Ilustrasi Medan (Haris Fadhil/detikcom)
Medan -

1 Juli dikenal sebagai Hari Bhayangkara. Namun, Kota Medan juga merayakan hari jadi yang ke-430 tahun pada hari ini. Yuk kenali sejarah Kota Medan biar gak apa kali.

Dilihat detikcom dari situs resmi Pemko Medan, (1/7/2020), hari jadi Kota Medan ditetapkan jatuh pada 1 Juli 1590. Penetapan hari jadi Kota Medan ini dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tk II Medan setelah ada penelitian lewat Panitia Peneliti Hari Jadi Kota Medan yang dibentuk pada 1971.

"Hari jadi Kota Medan diperingati tiap tahun sejak tahun 1970 dan pada mulanya ditetapkan jatuh pada tanggal 1 April 1909. Tetapi tanggal ini mendapat bantahan yang cukup keras dari kalangan pers dan beberapa orang ahli sejarah," demikian dikutip dari situs resmi Pemko Medan yang bersumber dari buku 'Medan Selayang Pandang'.

Wali Kotamadya Medan saat itu, Sjoerkani, membentuk panitia peneliti hari jadi Kota Medan lewat Surat Keputusan Walikotamadya Kepala Daerah Kotamadya Medan No 342 tanggal 25 Mei 1971. Panitia tersebut dipimpin oleh Prof Mahadi sebagai ketua dan Syahruddin Siwan sebagai sekretaris.

Seiring berjalannya waktu, keluar surat Surat Keputusan Wali Kotamadya Kepala Daerah Kotamadya Medan No 618 tanggal 28 Oktober 1971 tentang Pembentukan Panitia Penyusun Sejarah Kota Medan. Panitia ini masih dipimpin oleh Prof Mahadi.

"DPRD Medan sepenuhnya mendukung kegiatan kepanitiaan ini sehingga mereka pun membentuk Pansus yang diketuai MA Harahap," tulis Pemko Medan.

Setelah melewati berbagai proses, akhirnya muncul usulan agar menjadikan 1 Juli 1590 sebagai Hari Jadi Kota Medan. Tanggal tersebut diusulkan karena dinilai bertepatan dengan didirikannya perkampungan oleh Guru Patimpus.

"Berdasarkan sidang DPRD tanggal 10 Januari 1973 ditetapkan bahwa usul tersebut dapat disempurnakan," tulis Pemko Medan.

Wali Kotamadya Medan kemudian mengeluarkan Surat Keputusan No 74 pada 14 Februari 1973. Surat itu ditujukan agar Panitia Penyusun Sejarah Kota Medan melanjutkan kerjanya untuk mendapat hasil yang lebih sempurna.

"Berdasarkan perumusan yang dilakukan oleh Pansus Hari Jadi Kota Medan yang diketuai oleh MA Harahap bulan Maret 1975 bahwa tanggal 1 Juli 1590 merupakan hari jadi kota Medan dan sebagai landasannya adalah didirikannya Si Sepuluh Dua Kuta di Areal Medan. Secara resmi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tk II Medan menetapkan tanggal 1 Juli 1590 sebagai Hari Jadi Kota Medan dan mencabut Hari Ulang Tahun Kota Medan yang diperingati tanggal 1 April setiap tahunnya pada waktu-waktu sebelumnya," tulis Pemko Medan.

Selain sejarah soal hari jadi Kota Medan, dalam situsnya, Pemko Medan juga menjelaskan sejarah panjang Kota Medan yang awalnya dikenal dengan sebutan Tanah Deli dengan keadaan tanah berupa rawa-rawa sekitar 4.000 hektare.

Sejak era penjajahan orang-orang mulai merangkaikan Medan dengan Deli menjadi Medan Deli. Namun, istilah itu mulai menghilang setelah zaman kemerdekaan.

Medan kemudian berkembang menjadi pusat perekonomian setelah orang-orang Belanda membuka kebun tembakau di Deli sekitar tahun 1863. Seiring perekonomian yang terus berkembang, Medan turut menjadi pusat pemerintahan di Sumatera Utara hingga saat ini.

Kota Medan saat ini telah berubah dari kawasan rawa-rawa dan hutan rimba menjadi kota metropolitan dengan penduduk sekitar 2,2 juta jiwa. Kini, Medan dipimpin oleh Plt Wali Kota, Akhyar Nasution. Medan juga memiliki DPRD yang diketuai oleh Hasyim.

(haf/haf)