Jokowi Minta Polri Kedepankan Persuasi: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 09:14 WIB
Presiden Jokowi dalam peringatan hari lahir Pancasila, Senin (1/6/2020).
Presiden Jokowi (Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh pihak tidak menyerah dengan kondisi pandemi COVID-19 saat ini. Jokowi meminta seluruh pihak bekerja keras mengatasi permasalahan kesehatan dan ekonomi.

"Sebagai bangsa pejuang kita tidak boleh cepat menyerah, pandemi COVID yang melanda dunia, termasuk Indonesia, merupakan cobaan yang berat, kita harus terus berikhtiar dan bekerja keras, mengatasi permasalahan kesehatan dan ekonomi," kata Jokowi, dalam acara HUT Bhayangkara ke-74, seperti yang disiarkan YouTube Setpres, Rabu (1/7/2020).

Dalam situasi saat ini, Jokowi mengingatkan peran penting Polri untuk semua jajaran. Jokowi meminta jajaran Mabes hingga Bhabinkamtibmas desa harus terlibat dalam mengajak masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan.

"Dalam situasi yang sulit ini keterlibatan jajaran polri sangat-sangat dibutuhkan mulai dari jajaran mabes, polda, polres, dan polsek, sampai bhabinkamtibmas di desa-desa, harus ikut aktif terlibat mengajak masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, aktif mengawal kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial dan tentu saja menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap kondusif aman dan damai," ujarnya.

Jokowi menegaskan keselamatan rakyat merupakan prioritas dan hukum tertinggi dalam tugas kemanusiaan sehingga Jokowi meminta Polri mengedepankan tugas secara persuasif, humanis, dan tetap waspada.

"Perlu saya tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah yang paling utama, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi lakukan tugas kemanusiaan ini secara persuasif serta humanis, namun harus tetap waspada , cepat tanggap dan tegas dalam menangani pelanggaran hukum dengan penjaga profesionalitas dan kepercayaan rakyat," katanya.

Tonton video 'Jokowi: Jangan Paksa New Normal Tanpa Tahapan yang Benar':

(eva/dhn)