Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Bos KasKus, Jack Lapian: Polisi Profesional

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 22:52 WIB
Jack Boyd Lapian
Jack Boyd Lapian (Yuni Ayu Amida/detikcom)
Jakarta -

Jack Boyd Lapian mempercayakan proses hukum kasus pencemaran nama baik yang menjerat dirinya kepada polisi. Jack mengatakan siap diperiksa sebagai tersangka.

"Saya percaya polisi profesional," kata Jack saat dihubungi detikcom, Selasa (30/6/2020).

Jack mengatakan dirinya akan menghadiri agenda pemeriksaan sebagai tersangka di Bareskrim Polri pada Kamis (2/7). "Menghormati proses hukum, saya kooperatif, jadi pasti datang," ucap Jack.

Jack mengungkapkan dirinya juga telah melaporkan Titi Sumawijaya Empel (TES) terkait kasus penipuan terhadap dirinya. Jack melaporkan Titi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

"Saya melaporkan Ibu Titi dengan Pasal 378 (KUHP) tentang penipuan pada 1 Juni kemarin. Laporannya di Krimsus Polda Metro Jaya. Terkait profesional fee yang belum keluar, dijanjikan tapi tak kunjung ditepati. Bu Titi kan punya pengacara, saya menjadi asisten pengacaranya. Nama saya ada dalam daftar tim kuasa," jelas Jack.

Jack menjelaskan dirinya yang tergabung dalam kantor pengacara Ombun Suryono Sidauruk telah mencabut surat kuasa hukum atas Titi di Polda Metro Jaya. "Kami sudah bukan lagi timnya sejak 31 Mei 2020. surat kuasa di kepolisian terkait laporan Ibu Titi sudah kami cabut," tutur Jack.

Sebelumnya diberitakan Jack ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri. Jack tersandung kasus pencemaran nama baik pendiri KasKus, Andrew Darwis.

"Benar bahwa pada tanggal 16 Juni 2020, Subdit 4 Ditipidum Bareskrim Polri telah melaksanakan gelar perkara berdasarkan LP Nomor: LP/B/097/XI/2019/Bareskrim tanggal 13 November 2019 dengan pelapor Saudara Andrew Darwis dan terlapor Saudara JBL dan Saudari TSE (Titi Sumawijaya). Dari hasil gelar perkara tersebut diputuskan bahwa Saudara JBL (Jack Boyd Lapian) dan Saudari TSE statusnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sore tadi.

Awi menuturkan penetapan Jack dan Titi sebagai tersangka telah melalui pemeriksaan 14 saksi, ahli bahasa, dan ahli pidana.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2