Pabrik Kurma Ex Rektor Madinah (1)
Kebun 10 Ha, Azwa Jadi Andalan
Rabu, 28 Des 2005 09:55 WIB
Jakarta - Datang ke Madinah, kurang afdol bila seseorang tidak membeli kurma. Konon, kurma Madinah yang paling tinggi kualitasnya. Salah satu produk kurma yang diserbu jamaah haji Indonesia adalah bermerek Al Nuzhah. Produsen kurma al Nuzhah ini milik mantan Rektor Universitas Madinah, Prof Kholid Nuzhah. Perusahaan milik Kholid Nuzhah ini merupakan salah satu perusahaan kurma terbesar di Kota Suci Madinah. Al Nuzhah Dates Factory ini memiliki 10 hektar (ha) kebun kurma, sebagian kebun di Madinah di luar kota Madinah. Di Kota Madinah, kebun kurma Al Nuzhah berada di kawasan Awalih seluas 2 ha dan di kawasan Quba seluas 3 ha. Sementara lima hektar kebun lainnya berada di kawasan Biral Masih dan Al Hassa' yang terletak di Qassim. Di antara kebun-kebun itu, yang diandalkan adalah kebun kurma di Quba. "Tanah tersubur di Madinah adalah tanah Quba," kata Husni, supervisor perusahaan ini saat ditemui rerpoter detikcom Arifin Asydhad di markas al Nuzhah di kawasan Quba, sekitar 700 meter dari Masjid Quba, Kamis (22/12/2005) lalu. Di perkebunan Quba inilah, Kholid Nuzhah mendirikan pabrik pengolahan dan pengepakan kurma. Di musim haji dan musim umrah, markas Al Nuzhah selalu dikunjungi banyak jamaah haji. Banyak jamaah haji Indonesia yang juga bertandang dan memborong kurma Al Nuzhah ini. Di markas ini didirikan semacam barak berukuran 20 x 20 meter sebagai tempat jualan kurma. Al Nuzhah menanam semua jenis kurma di kebunnya. Ada kurma Ajwa, Ambar, Syafawi, Barni, dan lain sebagainya. "Total ada 66 jenis kurma yang kita punya," kata Husni, warga Indonesia yang sudah tiga tahun ikut berbisnis dengan Kholid Nuzhah ini. Dua jenis kurma yang jadi andalan perusahaan ini adalah Azwa dan Ambar. Dua jenis kurma ini dianggap memiliki banyak khasiat. "Azwa merupakan kurma yang langsung ditanam Rasulullah. Ini ada hadisnya. Kurma ini banyak khasiatnya, terutama menangkal racun dan sihir," ungkap jebolan Universitas Madinah ini. Sedangkan kurma Ambar merupakan kurma kecintaan Rasulullah dan memiliki banyak serat. Dua jenis kurma inilah berharga paling mahal. "Azwa dan Ambar 50 Riyal per kilogram," kata Husni. Sementara harga kurma-kurma jenis lainnya jauh di bawah itu. Ada yang 10 Riyal atau 15 Riyal per kg. Pohon kurma hanya setahun sekali berbuah. Proses berbunga dan pembuahan dimulai pada musim dingin, yaitu sekitar bulan April hingga Juni. Pada bulan Mei, biasanya sudah muncul pucuk-pucuk (manggar) kurma. Pada saat itulah kurma dikawinkan agar ada pembuahan. Manggar pohon kurma jantan diambil dan diikatkan di manggar perempuan. Setiap pohon dilakukan cara ini agar pohon kurma betina bisa berbuah. Di perkebunan kurma Al Nuzhah di Quba yang berluas 3 ha itu, saat ini berdiri 250 pohon kurma. Bila pembuahan berhasil, nantinya setiap pohon yang sedang puncak-puncaknya berproduksi akan bisa menghasilkan 150 kg kurma. Padahal, Al Nuzhah punya kebun kurma 10 ha. Produksinya tentu sangat besar. Kurma dipanen biasanya pada bulan Juli dan Agustus. Pohon kurma yang produktif berusia sekitar 10-25 tahun. Sedangkan pohon kurma mulai berproduksi pada tahun kelima setelah penanaman bibit. Setelah berumur 15 tahun ke atas, maka produksi pohon kurma akan terus berkurang. Foto:Barisan pohon kurma di Al Nuzhah Dates Farm
(nrl/)











































