Hasil Tes PCR: 7 Staf NasDem di DPR Negatif Corona

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 19:37 WIB
Ketua DPW NasDem Jabar Saan Mustopa
Saan Mustopa (Mochamad Solehudin/detikcom)
Jakarta -

Fraksi Partai NasDem DPR RI sudah menerima hasil tes usap PCR (polymerase chain reaction) 7 stafnya yang sempat reaktif saat menjalani rapid test. Tujuh staf F-NasDem DPR itu dinyatakan negatif virus Corona (COVID-19).

"Saya mau kasih tahu yang hasil swab itu, tujuh-tujuhnya hasil swab-nya negatif semua. Nggak ada yang positif (Corona), negatif semua hasil swab-nya," ungkap Sekretaris Fraksi NasDem Saan Mustopa kepada detikcom, Selasa (30/6/2020).

Fraksi NasDem juga memutuskan meminta para stafnya untuk kembali bekerja seperti biasa. Saat hasil rapid test 7 staf tersebut keluar, NasDem menginstruksikan seluruh pegawai fraksinya yang bekerja di lantai 22 dan 23 gedung DPR RI bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Nggak (WFH) lagi. Kita paling disemprot disinfektan aja. (WHF) kan sampai 7 hari tapi kalau negatif semua hasilnya kita buka lagi," sebut Saan.

Selama pandemi Corona, ada beberapa anggota DPR yang mengikuti rapat kerja dengan alat kelengkapan dewan dengan cara virtual. Ini karena ada kebijakan dari DPR selama pandemi hanya 60% anggota saja yang bisa datang ke gedung parlemen.

"Anggota sebagian besar datang ke DPR, selebihnya rapat-rapat virtual," sebut Saan.

Meski hasil 7 stafnya yang sempat reaktif negatif Corona, Wakil Ketua Komisi II DPR itu menyatakan NasDem tetap akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Apalagi, kata Saan, DPP NasDem juga sudah memberikan arahan.

"(Arahan dari DPP) untuk terus melakukan pencegahan terkait COVID-19, dengan tetap melakukan rapid test secara berkala dan meminta seluruh kader untuk terus berkontribusi dalam upaya pencegahan COVID-19," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 7 staf Fraksi NasDem DPR reaktif saat menjalani rapid test virus Corona. NasDem menginstruksikan seluruh pegawai fraksinya yang bekerja di lantai 22 dan 23 gedung DPR RI bekerja dari rumah.

"NasDem rutin membuat rapid test setiap 2 seminggu. Memang ada yang reaktif. Itu baru rapid, kita mau lakukan swab untuk memastikan lagi. Ada 7. Staf, anggota nggak ada," ujar Saan, sebelumnya.

(elz/fjp)