Perebutan Rekomendasi Golkar di Pilkada Maros Sulsel Memanas

M Bakrie - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 18:44 WIB
Perebutan rekomendasi Golkar di Pilkada Maros memanas (M Bakrie/detikcom)
Ketua Golkar dan Paslon Tahfidz Saat Jumpa Pers di Kantor Golkar Maros (M Bakrie/detikcom)
Maros -

Perebutan rekomendasi Partai Golkar di Pilkada Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), kian panas. Golkar jadi rebutan karena sebagai pemenang pemilu di Maros memiliki tujuh kursi di DPRD Maros sehingga bisa mengusung bakal calon kepala daerah (bacakada) secara tunggal.

Setidaknya ada dua pasang bacakada yang dikaitkan dengan Golkar dalam Pilkada Maros. kedua bacakada tersebut adalah Tajerimin dan Havid Pasha (Tahfidz) serta Sahiruddin dan Nuraini Wahid.

Bukan tanpa alasan rekomendasi partai berlambang pohon beringin itu diincar lebih dari satu cakada. Bahkan, pasangan Sahiruddin dan Nuraini Wahid memasang atribut Golkar di alat peraganya.

Menanggapi hal itu, Ketua Golkar Maros, Patarai Amir, meminta agar alat peraga yang menggunakan atribut Golkar selain dari pasangan Tahfidz bisa segera diturunkan karena usungan partai Golkar sudah jelas ke pasangan Tahfidz.

"Saran saya, baliho itu bisa diturunkan. Karena sekarang kan sudah jelas siapa yang diusung oleh Golkar dan keputusan ini sudah final. Kami ingin semua pihak bisa legowo dengan keputusan DPP nantinya," kata Patarai Amir saat menggelar jumpa pers, Selasa (30/6/2020).

Pengusungan pasangan Tahfidz ini memang belum secara resmi keluar dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Golkar dalam bentuk surat. Menurut Patarai, dalam waktu dekat pihaknya akan ke DPP untuk menerima surat rekomendasi itu dan akan dilakukan survei pemenangan.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2