PNS di Bali Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Angga Riza - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 17:37 WIB
Ilustrasi Gantung Diri
Ilustrasi gantung diri (Mindra Purnomo/detikcom)
Denpasar -

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Bali ditemukan tewas di kamar mandi kantor UPTD Diklat Provinsi Bali. PNS berinisial NNA (57) ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri.

Jenazah korban ditemukan saat rekan sekantor korban masuk ke mes UPTD Diklat, yang terletak di Jalan Tukad Yeh Penet, Denpasar, Selasa (30/6/2020). Namun pintu mes terkunci sehingga terpaksa didobrak.

"Di kamar mandi dalam kantor UPTD Diklat Koperasi Provinsi Bali, Jalan Tukad Yeh Penet Nomor 23, Renon, telah terjadi kejadian bunuh diri dengan cara gantung diri," kata Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Selasa (30/6).


Iptu Sukadi menyebut korban gantung diri menggunakan selendang. Selendang tersebut diikatkan pada kusen pintu kamar mandi.

"Korban gantung diri di pintu kamar mandi dengan menggunakan selendang warna-warni. (Posisi korban) dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan badan menghadap timur dan posisi kepala menoleh ke kanan," ungkap Iptu Sukadi.

Informasi yang didapat polisi, korban tidak terlihat memiliki masalah dengan karyawan lainnya. Polisi masih menyelidiki penyebab korban memilih mengakhiri hidupnya.

"Korban merupakan staf PNS di Kantor UPTD Diklat Koperasi yang sudah lama dinas, dan dilihat selama ini tidak terlihat ada punya masalah dengan karyawan lainnya, dan korban dilihat datang ke kantor sekitar pukul 07.30 Wita dan dilihat langsung masuk ruangan," tuturnya.

"Jenazah korban, dengan menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar, dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan visum," imbuh Iptu Sukadi.


Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

(zak/zak)