Minta Rhoma Irama Manggung, Surya Atmadja Mohon Maaf ke Bupati Bogor

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 13:28 WIB
Penyelenggara acara khitanan di Bogor, Surya Atmadja, dimintai keterangan Gugus Tugas
Foto: Surya Atmadja (kanan) saat datang menemui Bupati Bogor Ade Yasin. (Sachril/detikcom).
Bogor -

Orang yang meminta pedangdut Rhoma Irama untuk menyanyikan beberapa lagu dalam acaranya di Pamijahan, Kabupaten Bogor, Surya Atmadja datang menemui Bupati Bogor Ade Yasin. Surya disebut meminta maaf karena membuat Ade Yasin marah dan kecewa.

"Beliau (Surya Atmadja) minta maaf ke bupati pada saat di pendopo. Jadi dia minta maaf," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (30/6/2020).

Burhanudin menambahkan, Surya Atmadja diundang agar menemui Ade Yasin. Ketika bertemu, Surya menceritakan kronologis keberlangsungan acara secara lisan.

"Terus dia ceritakan garis besarnya. Tapi dia kan juga tidak bisa laporan lisan ke pimpinan, ke siapa dan sebagainya, menyampaikan (keterangan)," ucapnya.

Saat ini, kata Burhanudin, Surya sedang dimintai keterangan oleh tim gugus tugas COVID-19 Kabupaten Bogor di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Burhanudin tak ingin berbicara banyak. Terkait Rhoma Irama kapan akan diundang Pemkab Bogor, Burhanudin mengaku belum mengetahuinya.

"Oleh tim gugus, (Surya Atmadja) jadi diminta keterangan sebetulnya gimana sih kronologisnya. Kita kan belum tau kronologi yang sebenarnya. Walaupun di media sudah tau ada hajatan, khitanan, terus wayang golek, kan gitu. Terus ada dangdutan lokal yang kebetulan yang ke undangan jadi ikut menyumbang lagu. Itu saja," jelas Burhanudin.

Sebelumnya diberitakan, Rhoma Irama tetap manggung di acara khitanan di Pamijahan, Kabupaten Bogor, Minggu (28/6), meski sudah dilarang.

Bupati Bogor Ade Yasin mengaku marah dan kecewa. Menurut Ade, kemarahannya itu bukan tanpa sebab karena tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor sudah menginformasikan bahwa acara tersebut dilarang. Selain itu, surat edaran tentang larangan menggelar acara juga sudah diberikan ke pihak yang akan mengundang Rhoma Irama.

"Tetapi pada hari H-nya (Minggu, 28/6) mereka tetap tampil. Ini juga, ya kita marah kecewa juga, ya. Kenapa mereka melanggar komitmennya sendiri," kata Ade Yasin, Senin (29/6).

"Lalu tim sudah ke sana dan mereka (pemilik acara) tidak akan melaksanakan (acara), termasuk statement dari Rhoma Irama juga tidak akan melaksanakan (tampil di panggung). Jadi kita percaya itu. Jadi ya, kami kecewa dengan ketidak-komitmen baik penyelenggara maupun pengisi acara," tambahnya.

(elz/ear)