Denda Pelanggar PSBB di Jakarta Terkumpul Rp 370 Juta

Zunita Putri - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 11:05 WIB
Seorang warga yang terjaring razia penindakan pelanggaran aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Satpol PP menjalani hukuman dengan cara membersihkan sampah di Tanah Abang, Jakarta, Rabu (13/5/2020). Pemprov DKI Jakarta mulai memberlakukan sanksi sosial terhadap pelanggar PSBB yaitu dengan memakaikan rompi bertuliskan pelanggar PSBB saat mereka membersihkan fasilitas umum. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.
Ilustrasi Pelanggar PSBB Transisi di Jakarta (Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menyetorkan uang sebesar Rp 370 juta ke kas daerah dari pelanggar-pelanggar PSBB transisi di Jakarta. Uang ini didapat dari denda sejumlah pelanggar PSBB transisi.

"Sampai dengan tanggal 28 Juni 2020, nilai denda yang telah disetorkan ke kas daerah sejumlah Rp 370.460.000 dari berbagai kategori yang dikenakan sanksi, di antaranya kantor, rumah makan, layanan pendukung seperti fotokopi, bengkel servis, pertokoan, tempat rekreasi, dan lain-lain," ujar Kadinkes DKI Jakarta Widyastuti dalam konferensi pers (29/6/2020) di YouTube Pemprov DKI Jakarta, seperti dilihat, Senin (30/6).

Selain denda dalam bentuk uang, Pemprov DKI memberikan denda sosial. Dia juga menyebut sejumlah tempat usaha ada yang ditutup karena buka sebelum waktunya.

"Penindakan dengan penutupan yaitu pada lokasi yang seharusnya belum boleh membuka aktivitas, di antaranya termasuk kategori rumah minum atau bar serta griya pijat," katanya.

Widyastuti mengatakan Pemprov DKI terus mengimbau masyarakat agar memperhatikan protokol kesehatan. Pemprov DKI juga terus melakukan pemantauan di sejumlah titik dalam rangka mengawasi warga yang beraktivitas.

"Kepatuhan dalam masa PSBB transisi kami sampaikan bahwa saat ini DKI Jakarta masih dalam rangka PSBB transisi, selama ini kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu perhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan air sabun mengalir atau menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak aman antar-orang minimal 1 hingga 1,5 meter. Jajaran Pemprov DKI Jakarta telah melakukan pengawasan ketaatan di berbagai tatanan seperti di mal, objek wisata, pasar, check point, SIKM, dan bersama-sama secara terpadu tim lintas OPD," jelasnya.

Selain itu, Pemprov DKI menerima bantuan sebanyak 432.694 paket sembako dan 174.261 paket makanan siap saji. Bantuan ini didapat dari masyarakat yang mendonasikan bantuan ke program kolaborasi sosial berskala besar (KSBB).

"Terhitung sejak 24 April 2020 hingga 28 Juni tahun 2020, pukul 14.00, pokja KSBB telah kumpulkan komitmen dari para donatur sebanyak 432.694 paket sembako, dan 174.261 paket makan siap saji," ucapnya.

(zap/imk)