Disentil Jokowi, Kemenkes Diminta Proaktif Dorong Program COVID-19

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 04:25 WIB
Ketua DPD Golkar NTT Melki Laka Lena
Melki Laka Lena. (Fida-detikcom)
Jakarta -

Komisi IX DPR RI menilai problematika penanganan pandemi virus Corona ada pada Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan dan Gugus Tugas Penanganan COVID-19. Komisi IX meminta agar Kemenkes lebih proaktif dalam mengajukan program kepada mitranya itu.

"Jadi menurut kami ada problem lintas sektoral antar kementerian lembaga yang harus dibereskan antara Gugus Tugas dan Kementerian Keuangan untuk men-support juga agar Kemenkes juga bisa kerja di lapangan. Karena ini juga kasihan, namanya sektor kesehatan tapi Kemenkes sendiri ini cuma PPK aja, pelaksana tender," ujar Wakil Ketua Komisi IX, Melki Laka Lena saat dihubungi, Senin (29/6/2020).

Melki menjelaskan bahwa berdasarkan pemaparan dari Kemenkes, dalam pengadaan barang dalam penanganan COVID-19 Kemenkes harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan dan Gugus Tugas. Sehingga menimbulkan kesulitan di lapangan.

"Usulan program dia harus disetujui gugus tugas, gugus tugas haru acc dulu, usulan keuangan harus disetujui Kemenkeu melalui dirjen anggarannya. Jadi mereka kesulitan di lapangan," katanya.

Melki menyebut ketiga sektor ini harus jalan bersama dalam penangan COVID-19. Menurut Melki, sebagai pelaksana akhir, Kemenkes harus dapat dukungan dari Kemenkeu dan Gugus Tugas.

"Iya harus jalan, jangan ini ditimpakan ke Kemenkes, karena Kemenkes itu hanya bagian pelaksana akhirnya, karena rancang program dari Gugus Tugas, urusan keuangan ada di Kemenkeu, jadi jangan semuanya dilimpahkan ke Kemenkes. Ini udah salah kita melihat masalah ini," kata dia.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2