Panduan Kuliah di Jerman, Udah Tahu Belum?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 20:57 WIB
Tanggal 9 November 1989 jadi momen bersejarah bagi warga Jerman. Saat itu tembok Berlin runtuh dan jadi penanda awal bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur.
Foto: Dok. Getty Images/Panduan Kuliah di Jerman, Udah Tahu Belum?
Jakarta -

Kuliah di Jerman merupakan salah satu idaman mahasiswa dari seluruh penjuru dunia. Reputasi perguruan tinggi Jerman yang baik di seluruh dunia dan sudah berlangsung sejak berabad-abad membuatnya jadi tujuan studi paling diminati.

Menurut data dari German Academic Exchange Service/Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) pada 2018 ada sekitar 375 ribu mahasiswa asing yang memilih kuliah di Jerman. Dari sumber yang sama, disebutkan ada 4 ribu mahasiswa asal Indonesia yang saat ini studi di negara tersebut.

Menurut informasi yang juga diberikan DAAD, universitas di Jerman menawarkan berbagai peluang studi. Gelar yang bisa diraih pun diakui secara internasional dan lulusan Jerman menjanjikan karier terbaik.

Selain itu, Jerman bukan saja salah satu negara terpenting karena perekonomiannya, melainkan juga negara terbuka yang demokratis, toleran, aman dan indah dengan keanekaragaman keindahan budaya, wisata, dan kuliner.

Namun untuk kuliah di Jerman kamu harus mengetahui panduannya. Misalnya saja kamu harus mengetahui detail biaya kuliah atau biaya hidup di negara tersebut.

Berikut beberapa hal yang harus kamu ketahui sebelum memutuskan kuliah di Jerman:


1. Biaya Kuliah

Kuliah di Jerman gratis untuk mahasiswa asal negeri itu. Namun untuk mahasiswa di luar itu, harus membayar. Biayanya tidak semahal dengan negara Eropa lainnya. Menurut informasi yang diberikan European Higher Education Fair (EHEF) Indonesia biaya rata-rata kuliah di Stuttgart, pelajar non-Uni Eropa dikenai biaya sekitar 3,000 Euro atau setara USD 3.500 per tahun.

Namun jangan khawatir, Jerman membuka kesempatan beasiswa bagi mahasiswa yang mau berkuliah di sana melalui DAAD atau German Academic Exchange Service. Bahkan beasiswanya dibiayai penuh untuk program Pascasarjana (Master dan PhD).

Pada umumnya durasi studi di Jerman adalah sebagai berikut: Lulusan SMA ke Bachelor (international program): 8 semester (tidak termasuk Studienkolleg ), lulusan SMA ke Diploma (gelar tradisional Jerman):8-10 semester (tidak termasuk Studienkolleg), lulusan Bachelor ke Master (international program): 2-4 semester, dan lulusan Master ke Doktor/PhD: 6 semester.

Studienkolleg adalah sekolah persiapan bagi lulusan SMA dari Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah di Jerman. Masa persiapan ini berlangsung dua semester yang bisa ditempuh di Indonesia.


2. Biaya Hidup

Biaya hidup di Jerman termasuk yang kategori super mahal. Bisa sekitar puluhan kali lipat dibanding biaya hidup di Indonesia. European Higher Education Fair (EHEF) Indonesia menyebut rata-rata biaya hidup mencapai 10.200 Euro atau USD 11.900 per tahun.

Kalau mau murah menyewa kamar, kamu bisa tinggal satu apartemen bertiga atau berempat sehingga biaya kamar lebih murah. Namun kamu harus berhati-hati kalau pemilik apartemen tahu, kamu bisa diusir. Kamu juga bisa mencari biaya tambahan untuk biaya hidup di sana. Caranya dengan mencari kerja sambilan di sana.

Cara menyiasati biaya hidup di Jerman berikutnya yakni mencari kampus dengan biaya hidup murah. Meski demikian, kamu harus ketahui, lowongan kerja di kota kecil lebih sedikit ketimbang kota besar. Bisa juga kamu tinggal di kota kecil, saat liburan semester, lalu kerja sambilan di kota besar. Namun kamu harus menyewakan kamar selagi kerja di kota kecil.

3. Bahasa

Masalah bahasa menjadi kendala saat kuliah di Jerman. Kamu tidak perlu bisa berbahasa Jerman bila kamu ingin kuliah di program gelar internasional. Namun bagi kamu yang memilih program studi dengan bahasa pengantar bahasa Jerman harus membuktikan kemampuan bahasa Jerman pada tingkat tertentu. Untuk itu ada berbagai ujian bahasa dan tes-tes standar, misalnya tes bahasa Jerman sebagai bahasa asing untuk pelamar studi asing.


4. Jangan Lupa Jalan-jalan

Jangan lupa kalau kuliah di negara Eropa, untuk jalan-jalan ke negara Eropa lainnya. Jangan sampai kamu melewatkannya karena akan rugi. Sebab biaya jalan-jalan ke sekeliling Eropa murah.

Kamu bisa jalan-jalan dengan trik couchsurfing. Apa itu couchsurfing? Couchsurfing adalah memberikan tumpangan gratis kepada sesama anggota komunitas di seluruh dunia. Namun terlebih dulu kamu harus mendaftar melalui media sosial.

Jadi jangan ragu kuliah di Jerman!

(nwy/pal)