Pakar Gestur: Jokowi Marah dan Sedih Level E, Sangat Serius soal Reshuffle

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 15:24 WIB
Gestur dan ekspresi Presiden Jokowi (Tangkapan layar video Setpres RI/YouTube)
Gestur dan ekspresi Presiden Jokowi (Tangkapan layar video Setpres RI/YouTube)
Jakarta -

Kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap para menterinya pada 18 Juni lalu dinilai sebagai kemarahan level tertinggi. Ucapan tentang reshuffle kabinet pemerintahan dinilai sebagai ancaman serius dari Jokowi ke para menteri.

"Kesimpulannya, Presiden sungguh merasa marah sekali plus sedih dan kecewa pada menteri," kata pakar deteksi kebohongan manusia (lie detector), Handoko Gani, kepada detikcom, Senin (29/6/2020).

Handoko merupakan satu-satunya trainer interview dan analisis perilaku (human lie detector) dari latar belakang sipil yang memiliki otorisasi penggunaan alat layered voice analysis (LVA).

Handoko mengulik detik per detik gestur Jokowi lewat rekaman video yang ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden. Sebagaimana diketahui, pada kesempatan itu, Jokowi membuka wacana soal reshuffle.

"Kalau ditanya kaitannya dengan kemungkinan reshuffle, 90% dari 100%, bila tidak ada perbaikan. Atau, malah bisa 95% dari 100%," kata Handoko mengambil kesimpulan berdasarkan keotentikan ekspresi kemarahan Jokowi.

Detik-detik kemarahan Jokowi

Silakan amati tayangan video dari Sekretariat Presiden di YouTube itu. Video itu berdurasi 10.20 menit. Handoko menganalisis ekspresi Jokowi berpatokan pada Face Action Coding System (FACS), yakni sistem taksonomi gerak wajah manusia.

Jokowi: Untuk Rakyat, Saya Bisa Bubarkan Lembaga Hingga Reshuffle!:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3