Angka Kehamilan di Kota Pariaman Naik Selama Pandemi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 14:34 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil
Foto ilustrasi kehamilan. (shutterstock)
Pariaman -

Angka kehamilan di Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), naik 8 persen selama pandemi COVID-19. Karena itu, pemerintah setempat perlu mempersiapkan langkah agar tidak terjadi peningkatan signifikan hingga akhir tahun.

"Untuk mengatasi peningkatan angka kehamilan tersebut, pemerintah membuat program pelayanan keluarga berencana (KB) serentak secara nasional dan untuk Kota Pariaman ditargetkan 178 akseptor," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar dalam sambutan Pelayanan KB serentak (sejuta akseptor) dan peringatan Hari Keluarga Nasional di Pariaman, Senin (29/6/2020) seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan program pelayanan tersebut dilakukan karena selama pandemi COVID-19 terjadi peningkatan kehamilan 17 persen secara nasional. Jadi, perlu ada upaya untuk menanganinya.

Jika terjadi peningkatan kehamilan, akan berdampak pada ekonomi keluarga serta kondisi anak yang dilahirkan menjadi stunting. "Stunting ini terjadi karena selama mengandung sang ibu kurang mendapatkan gizi akibat permasalahan ekonomi," katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya juga telah mempersiapkan langkah dengan mendampingi ibu hamil melalui bidan desa, pemberian makanan tambahan, serta pendampingan setelah melahirkan.

Tonton juga video 'Cerita Neesa Karunia, Ibu Hamil yang Berjuang di Tengah Pandemi':

Selanjutnya
Halaman
1 2