Polisi Minta Peserta Long March PDIP Tangsel Patuhi Protokol COVID

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 14:26 WIB
Kapolsek Serpong AKP Supriyanto
Kapolsek Serpong AKP Supriyanto (Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)
Tangsel -

DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan melakukan aksi long march terkait kasus pembakaran bendera partai saat aksi massa tolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan gedung DPR pekan lalu. Polisi meminta peserta menjaga protokol kesehatan mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Kami sudah meminta korlap untuk memperhatikan protokol COVID-19 tentunya sedang diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, dan di sini dilakukan rapid test kepada seluruh peserta aksi," kata Kapolsek Serpong AKP Supriyanto kepada wartawan di Sekretariat DPC PDIP Kota Tangsel, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (29/6/2020).

Aksi long march dilakukan dari Sekretariat DPC PDIP Kota Tangsel menuju Polres Tangerang Selatan. Supriyanto mengatakan telah menyiapkan personel di sejumlah titik untuk mengatur lalu lintas di rute long march.

"Kami dari Polres Tangerang Selatan bergabung dengan Polsek Serpong melaksanakan pengamanan sekitar 30 orang personel di titik objek ini di kantor DPC PDIP Tangerang Selatan di mana direncanakan massa akan melangsungkan orasi terkait pembakaran bendera yg saat ini sedang diproses hukum Polda Metro Jaya," ujarnya.

"Untuk massa yg di lokasi ada 300 orang, di mana akan ada yang berjalan kaki, menggunakan kendaraan bermotor, dan roda empat berikut mobil komando. Rute yang dilalui sudah kami siapkan. Anggota kami sudah siap yang ter-ploting di beberapa titik atau persimpangan," imbuh Supriyanto.

Seperti diketahui, pembakaran bendera PDIP terjadi dalam aksi massa tolak RUU HIP di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu (24/6) lalu. Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri kemudian mengeluarkan surat perintah harian kepada kadernya di seluruh Indonesia.

Surat ini ditandatangani langsung Megawati. Isinya meminta kader PDIP seluruh Indonesia siap siaga tapi mengedepankan proses hukum atas kasus tersebut. Beberapa aksi damai oleh kader PDIP dilakukan di sejumlah daerah.

Tonton juga video 'PDIP Laporkan Aksi Pembakaran Bendera Partai ke Polda Metro!':

(elz/ear)