Heboh Bocah 3 Tahun 'Disunat Jin' di Tangsel, Begini Penjelasan Ortu

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 11:20 WIB
Jerman Mencatat 68.000 Korban Sunat Perempuan
Ilustrasi sunat (Foto: DW (SoftNews))
Tangerang Selatan -

Kabar seorang bocah di Tengerang Selatan, berinisial MG diduga 'disunat jin' bikin geger. Bapak korban, Rahmat, menceritakan kisah anaknya yang diduga disunat secara gaib itu.

Peristiwa itu terjadi di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Kamis (25/6) malam. Mulanya MG dibawa ibunya bekerja di rumah majikannya. Jarak antara rumah MG dan tempat kerja ibunya hanya 150 meter.

Ketika ibunya sedang bekerja, MG bermain di luar rumah. Malam itu, kata Rahmat, anaknya tiba-tiba didatangi seorang pria yang disebutnya sebagai 'dokter'.

"Katanya sih (disamperin sama) cowok, ngomongnya 'dokter', cuma kan namanya (bocah) kecil ya, iya enggaknya (betul atau tidaknya) kita kan belum tahu," ujar Rahmat ketika dihubungi detikcom, Senin (29/6/2020).

Rahmat tak menjelaskan ciri-ciri 'dokter' itu. Tiba-tiba 'dokter' itu memegang MG dan menyunatnya.

"Ngomongnya sih katanya 'dede ditangkap sama dokter, terus disunat," kata Rahmat.

Rahmat mengatakan anaknya sama sekali tidak diiming-imingi apapun. 'Penyunatan' itu baru diketahui saat kakak MG menjemputnya di tempat kerja sang ibu.

Usai sampai di rumah, MG merasa kesakitan pada kelaminnya. Kemudian, Rahmat memeriksanya dan kaget bukan kepalang ketika mengetahui penis anaknya dalam kondisi tersunat.

"(Bentuknya) Rapi banget, kayak (penis) orang udah beberapa lama gitu, cuma sekarang agak bengkak, habis dibawa ke dokternya. Kata dokter sih ya udah bagus ini, udah (seperti) sunat dokter," tutur Rahmat.

Dari petugas medis yang menangani MG, Rahmat menyebut anaknya disunat sesuai dengan prosedur dokter. Rahmat memastikan anaknya sama sekali tidak mempunyai masalah saat buang air kecil.

Ia kaget kabar anaknya tersebut cepat tersebar hingga ke media sosial. Ia tak menampik salah satu kabar bahwa anaknya diduga disunat jin.

"Ya mungkin (Disunat jin) saya juga nggak ngerti," imbuhnya.

(isa/mei)