Pemkot Bogor Minta KAI Kaji Ulang Kapasitas Penumpang KRL Tiap Gerbong

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 11:15 WIB
Antrean Panjang di Stasiun Bogor (29/6) pagi tadi
Foto: Antrean Panjang di Stasiun Bogor (29/6) pagi tadi (Sachril-detik)
Bogor -

Stasiun Bogor dipadati pengguna KRL pagi tadi hingga menyebabkan antrean panjang. Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim ingin agar PT KAI bisa mengkaji ulang tentang kapasitas penumpang di tiap gerbong.

"Makanya kita sedang mendorong kepada PT KAI melalui Daop 1 untuk membuat kajian tentang peningkatan jumlah kapasitas penumpang di dalam gerbong dengan konfigurasi susunan penumpang baru," kata Dedie, ketika dihubungi, Senin (29/6/2020).

Dedie menjelaskan ada bus gratis tujuan Jakarta di Stasiun Bogor yang bisa dipakai warga untuk pergi bekerja. Namun, lanjutnya, berapa pun jumlah bus yang disediakan tak akan mampu mengatasi kepadatan di KRL. Sebab, kata dia, bus gratis hanya mampu menampung 50 persen penumpang.

"Kenapa? Karena penurunan kapasitas gerbong penumpang KRL itu kan saat ini mestinya 220, hanya bisa diisi 60 (orang). Nah jadi coba dibayangkan, kompensasikan dengan bus berarti tetap saja hitungannya tidak sampai," jelas dia.

"Jadi gini kita sudah minta kepada PT KAI untuk melakukan kajian, kemungkinan penambahan kapasitas gerbong, dari 60 ke 100 (orang). Tujuannya tadi untuk mengurai kepadatan penumpang di jam sibuk ya, karena tidak mungkin tercukupi berapapun jumlah bus yang disediakan," sambung Dedie.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2