Tolak Laporan Anak ke Ibu Kandung Gegara Motor Warisan, Ini Alasan Polisi

Idham Kholid - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 10:20 WIB
Biker riding motorcycle on an empty road at sunset
Ilustrasi Sepeda Motor (Thinkstock)
Jakarta -

Seorang ibu di di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), KS (61), dilaporkan anak kandungnya, MS (45), ke polisi gegara motor warisan seharga Rp 11 juta. Polisi meminta masalah itu diselesaikan secara kekeluargaan.

"Saya memandangnya secara hati nurani saja ya, ibaratnya sebenarnya bukan menolak ya, saya kemarin itu secara spontanitas aja, masa sih tega ibu sendiri. Bahasa enaknya adalah hukum memang harus ditegakkan, wajib ditegakkan, tapi juga memandang hati nurani juga lah, dan dari perspektif norma-norma lainnya," kata Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono saat dihubungi, Senin (29/6/2020).

MS mencoba mempolisikan ibu kandungnya dengan tuduhan penggelapan sepeda motor pada Sabtu (27/6). Polisi lalu memanggil keduanya, termasuk pihak keluarga.

"Kemarin itu akhirnya saya suruh si anaknya ini pulang saja dulu, jernihkan pikiran, tenangkan pikiran, nanti kalau sudah tenang, omongkanlah secara kekeluargaan, kalau bisa saling memaafkan, saya bilang gitu," ujarnya.

Dalam mediasi, si anak sempat tetap ngotot. Dia juga mengancam akan membakar BPKB jika sepeda motor tidak diserahkan kepadanya.

"Pada intinya (si anak bilang) 'itu tetap motor saya', terus si anak ini mau bakar BPKB dan segala macam. Pada intinya si anaknya pengen ambil motornya balik," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2