Gerindra Paham Kenapa Jokowi Bicara Reshuffle di Era Corona

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 08:50 WIB
Habiburokhman (Dok. Habiburokhman)
Habiburokhman (Dok. Habiburokhman)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bisa saja me-reshuffle jajaran menterinya demi rakyat. Partai Gerindra menyebut menghormati langkah tegas Jokowi di era Corona ini.

"Kami menghormati dan bisa memahami pernyataan beliau," kata juru bicara Partai Gerindra, Habiburokhman, saat dihubungi, Minggu (28/6/2020).

Sebagai Presiden, wajar jika Jokowi mengingatkan menterinya bekerja lebih serius. Menurutnya, kejengekelan Jokowi merupakan bentuk empati pada penderitaan rakyat akibat pandemi Corona saat ini.

"Soal COVID-19 ini memang jangan dianggap remeh, belum ada satu negara pun yang benar-benar telah berhasil mengatasinya. Saya berharap sikap keras Pak Jokowi ini bisa direspons positif oleh kabinet dalam bentuk kerja yang lebih sistematis," katanya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajaran kabinet untuk melakukan kerja ekstra dalam menangani pandemi virus Corona. Tak tanggung-tanggung Jokowi juga akan melakukan perombakan kabinet jika diperlukan.

"Sekali lagi, langkah-langkah extraordinary ini betul-betul harus kita lakukan. Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah ke pemerintahan. Akan saya buka. Langkah apa pun yang extraordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara," kata Jokowi.

Jokowi menyebut dia juga akan melakukan perombakan kabinet jika diperlukan. Jokowi menegaskan akan mengambil langkah penting untuk memerangi virus Corona.

"Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Udah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, suasana ini tidak, bapak-ibu tidak merasakan itu sudah," katanya.

Tonton video'Jokowi: Untuk Rakyat, Saya Bisa Bubarkan Lembaga Hingga Reshuffle!':

(fas/dnu)