Wakil Ketua MPR Minta Pemda Tingkatkan Lagi Potensi Pariwisata

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2020 13:07 WIB
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Syariefuddin Hasan meminta agar setiap daerah meningkatkan lagi potensi wisata daerahnya. Hal tersebut sangat penting, sebab banyak sekali wilayah yang memiliki potensi wisata terutama wisata alam yang bagus, namun belum dikelola maksimal.

Salah contohnya, kata dia, daerah wisata situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur yang banyak mendapatkan perhatian di dalam negeri dan luar negeri. Dengan pengelolaan yang baik, ia menilai kawasan wisata tersebut bisa sangat menguntungkan daerah.

"Pemerintah daerah mesti melihat hal tersebut dengan lebih serius. Sayang sekali potensi besar yang minim pengelolaan," ujar Syarief dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2020).

Syarief melihat, kendala yang mengakibatkan minimnya pengelolaan sehingga wisata daerah seperti situs Gunung Padang kurang berkembang. Itu karena ada tiga hal yang mesti diperhatikan koordinasinya karena tumpang tindih, yakni kewenangan pusat, kewenangan provinsi dan kewenangan kabupaten.

"Saya berharap agar ada koordinasi yang baik antara pusat, provinsi dan kabupaten sehingga daerah Cianjur menjadi lebih terkenal. Semua itu kan kembali ke rakyat. Saya rasa, jika serius wisata gunung Padang tersebut akan menyamai Borobudur bahkan lebih," imbuhnya usai melakukan kunjungan silaturahmi dengan Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (26/6).

Jika koordinasi sudah baik dan potensi wisata sudah berkembang, maka hal selanjutnya yang mesti dipikirkan dan dilakukan adalah terobosan-terobosan wisata baru yang menarik wisatawan. Seperti misalnya wisata balon udara sehingga wisatawan bisa menikmati view Cianjur dari udara.

"Hal tersebut juga diharapkan terjadi di daerah-daerah lain yang memiliki potensi wisata daerah yang bagus. Jika ini terjadi maka rakyat seluruh wilayah Indonesia akan mengalami peningkatan kesejahteraan," pungkasnya.

(prf/ega)