Tetangga Positif COVID-19, Rumah Orang Tua Mahfud Md di Pamekasan Ditutup

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2020 00:58 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md di Pamekasan, Jawa Timur
Menko Polhukam Mahfud Md di Pamekasan, Jawa Timur (Foto: ANTARA/Abd Aziz)
Jakarta -

Rumah orang tua Menko Polhukam Mahfud Md di Pamekasan, Madura, Jawa Timur ditutup. Pasalnya, tetangga orang tua Mahfud Md di Pamekasan dinyatakan positif virus Corona baru (COVID-19).

"Rumah orang tua saya ini kan di sini, di Kelurahan Bugih, dekat dari Pendopo ini, dan sekarang ditutup, karena ada tetangga yang positif COVID-19," kata Mahfud dalam acara silaturahmi dengan Pemkab dan tokoh masyarakat di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Jawa Timur, seperti dilansir Antara, Jumat (26/6/2020).

Mahfud menyebut atas permintaan tim medis Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Pamekasan, saat ini orang tuanya tinggal di lokasi lain yang lebih aman. Mahfud menegaskan COVID-19 menjadi perhatian pemerintah karena penularannya sangat cepat.

Jika dibandingkan dengan jumlah kematian kasus lain seperti kanker dan demam berdarah dengue (DBD), menurut Mahfud, warga yang meninggal akibat virus Corona ini lebih sedikit. Namun, karena penularannya sangat cepat, maka mendapatkan perhatian serius pemerintah.

"Dan COVID-19 ini bukan rekayasa, tapi nyata," ujarnya.

Mahfud mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun. Mahfud juga menjelaskan 'new normal' berarti semua orang harus merasa normal dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Ini yang disebut dengan normal baru," ucap Mahfud.

"Dan ini cara yang perlu kita lakukan," katanya.

Selain bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan ulama di Kabupaten Pamekasan, Mahfud Md juga menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada pondok pesantren melalui Pemkab Pamekasan dan Sampang. Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Bupati Sampang Slamet Junaidi menerima secara simbolis bantuan tersebut.

Baddrut menyampaikan terima kasih atas bantuan APD tersebut. Ia juga mengajak semua pihak mendukung program normal baru ini agar penyebaran virus Corona bisa segera teratasi.

(azr/azr)