4 Marinir AS Didakwa Perkosa Perempuan Filipina
Selasa, 27 Des 2005 14:44 WIB
Jakarta -
Personel militer Amerika Serikat (AS) diadili atas kasus pemerkosaan di Filipina. Empat Marinir AS didakwa memerkosa seorang perempuan Filipina berusia 22 tahun.Pemerkosaan itu terjadi pada 1 November lalu di markas Angkatan Laut AS di Subic Bay, sebelah utara ibukota Manila. Setelah penyelidikan panjang, penuntut umum menyimpulkan bahwa telah terjadi konspirasi untuk melakukan pemerkosaan itu."Kami harapkan surat perintah penangkapan akan dikeluarkan secepatnya pekan depan," ujar penuntut umum Raymond Viray kepada kantor berita AFP, Selasa (27/12/2005)."Kasus ini kuat. Ada bukti-bukti. Putusan bergantung pada kredibilitas korban," imbuhnya.Dikatakan Viray, sebenarnya hanya satu dari empat Marinir AS itu yang benar-benar melakukan kekerasan seksual terhadap perempuan Filipina itu. Namun tiga Marinir AS lainnya memberikan "bantuan moral" dalam melakukan kejahatan itu."Sesuai hukum kriminal kita, bisa disebut sebagai pemerkosaan kelompok jika ada unsur kebersamaan, mendorong atau bekerja sama dalam pemerkosaan itu. Dan itu dianggap sama seperti pemerkosaan," kata pengacara korban, Katrina Legarda.Selain keempat personel AS itu, seorang supir van asal Filipina juga didakwa terlibat dalam pemerkosaan itu. Dalam pernyataan tertulisnya, para tersangka pelaku bersikeras bahwa hubungan seks itu dilakukan atas dasar suka sama suka.Namun ini dibantah keras Legarda. "Temuan legal-medis memperlihatkan terlalu banyak memar-memar untuk hubungan seks konsensual," imbuh pengacara korban tersebut.Personel AS yang terlibat dalam pemerkosaan itu merupakan bagian dari pasukan AS yang ikut serta dalam latihan militer bersama dengan pasukan Filipina di Subic. Kasus ini menarik perhatian luas dari media-media di negeri bekas koloni AS itu.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































