Komandan PMPP: PBB Desak Kongo Investigasi Penyerangan Prajurit TNI

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 26 Jun 2020 17:14 WIB
Konferensi pers Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang soal prajurit TNI gugur di Kongo (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Konferensi pers Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang soal prajurit TNI gugur di Kongo (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Anggota TNI yang bertugas di Kongo, Sersan Mayor Rama Wahyudi, gugur diserang milisi. Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang menyebut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak negara Kongo menginvestigasi pelaku penyerangan tersebut.

"Sampai sekarang PBB sudah mendesak negara Kongo untuk mencari tahu siapa yang melakukan tindakan tersebut. Investigasi, dan PBB kan cuma bisa mendesak negara Kongo untuk mencari tahu siapa pelakunya (yang melakukan penyerangan hingga membuat Sersan Mayor Rama Wahyudi gugur)," kata Victor di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (26/6/2020).

Victor menambahkan PBB akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab penyerangan tersebut. Anggota TNI yang berada di Kongo, lanjutnya, telah dimintai keterangan oleh PBB.

"Apa yang terjadi di lapangan, PBB yang Military Police juga minta dari Malawi yang mengawal, bagaimana terjadinya serangan-serangan itu. Jadi Kemlu (Kementerian Luar Negeri) kita nanti meminta KBRI kita yang ada di Kenya untuk mengirimkan nota diplomat ke pemerintahan di Kongo," ucapnya.

Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang menyebut kejadian berawal saat Serma Wahyudi, yang merupakan komandan tim (dantim), melaksanakan tugas mengantar logistik ke wilayah Halulu, Kongo, sekitar pukul 08.10 WIB, Senin (22/6). Semua personel tiba sampai tujuan dengan selamat.

Selesai, semua anggota berangkat ke Mavivi. Namun, sekitar pukul 15.45 WIB, Serma Wahyudi, yang masih bersama anggota timnya, diserang.

"Mereka ditembus oleh milisi dari Uganda yang masuk ke wilayah kongo. Anggota kita ini diserang dan mengakibatkan Sersan Mayor Wahyu mengalami luka tembak di dadanya dan perutnya," kata Victor di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (26/6/2020).

(gbr/gbr)