Bertemu AHY Bahas Pilkada 2020, Airlangga: Golkar-PD Akan Usung 33 Paslon

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 22:52 WIB
Ketum Golkar Airlangga bertemu dengan Ketum Demokrat AHY bahas pilkada 2020
Ketum Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan Ketum Demokrat AHY. (Luqman Nurhadi/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membahas soal Pilkada 2020 saat menerima kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantornya. Airlangga mengatakan Golkar dan Demokrat akan mengusung 33 pasang calon di Pilkada 2020.

"Kita berbicara mengenai agenda politik terkait dengan pilkada di tanggal 9 Desember nanti dan pilkada ini adalah pilkada dalam situasi new normal, tentu berbeda dengan pilkada-pilkada sebelumnya. Partai Golkar dalam pilkada ini ada 33 pasangan bersama dengan Partai Demokrat dan ada potensi 31 daerah lain," kata Airlangga di kantornya, Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (25/6/2020).

Airlangga juga berbicara soal kerja sama dengan Partai Demokrat di level provinsi dan kabupaten/kota dalam pilkada. Menurutnya, ini merupakan kerja sama multipartai dan tidak hanya sebatas dengan partai di dalam pemerintahan.

"Tentu kita bersama-sama berbicara bagaimana bekerja sama di level provinsi atau kabupaten/kota karena ini sama-sama di dalam kondisi partai yang multipartai ini tentu gubernur, bupati, wali kota ini adalah koalisi dari berbagai partai, dan ini tidak hanya tertutup kepada partai yang ada di pemerintahan," tuturnya.

Selain itu, Airlangga menyebut Partai Golkar punya kesamaan dengan Partai Demokrat terkait ideologi dalam pembangunan. "Walaupun posisi Partai Demokrat tidak di pemerintahan dan Partai Golkar di pemerintahan, namun kita mempunyai ideologi yang terkait dengan pembangunan, mempunyai kesamaan," ujar Airlangga.

Airlangga mengatakan di situasi pandemi virus Corona saat ini diperlukan kestabilan politik. Partai Golkar berharap pihaknya dengan Demokrat bisa bersama-sama menjaga agar agenda nasional tetap terjaga.

"Demikian tentunya dukungan terhadap program pemerintah untuk di situasi saat ini, di mana dalam situasi seperti ini, kestabilan politik ini menjadi penting, dan Partai Demokrat dan Partai Golkar bersepakat untuk ini kita terus jaga, dan kita akan terus selalu berkomunikasi agar agenda-agenda nasional kita bisa jaga, demi kemaslahatan masyarakat yang luas," jelasnya.

(rfs/rfs)