Ikan Ember Jadi Program Pertamina Bantu Masyarakat Jakut Ter-PHK

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 22:27 WIB
ikan di ember
Foto: shutterstock
Jakarta -

Hadirnya wabah COVID-19 berdampak pada ekonomi dan sosial masyarakat. Banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaannya sehari-hari dan berusaha mencari jalan keluar agar bisa terus menafkahi keluarganya.

Menanggapi hal tersebut, sebagai bentuk kepedulian pada situasi ini, PT Pertamina Lubricants melalui salah satu pabrik pelumasnya Production Unit Jakarta (PUJ) bersama dengan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), Jakarta Utara berkolaborasi untuk menjalankan suatu program pemberdayaan masyarakat.

Program yang dijalankan di wilayah Kelurahan Koja yakni program Budidaya Ikan di Dalam Ember (Budikdamber). Program ini menjadi pilihan di tengah pandemi COVID-19 karena dinilai efektif dan dapat dilakukan di rumah oleh masyarakat.

Agar program Budikdamber dapat dijalankan dengan optimal dan berhasil ke depannya, PT Pertamina Lubricants bersama dengan Dinas KPKP bekerja sama dengan Jakpreneur Wilayah Kecamatan Koja dan Suku Dinas KPKP Jakarta Utara menyelenggarakan pelatihan tahap awal untuk 25 perwakilan masyarakat di wilayah Kelurahan Koja.

Selain itu, PT Pertamina Lubricants juga memberikan bantuan alat pendukung program berupa pancing, paket hidroponik, dan 150 paket Budikdamber untuk masyarakat Kelurahan Koja. Manager PUJ Yus Ardianto menyampaikan rasa bangganya dengan semangat masyarakat untuk Mandiri di tengah pandemi ini.

"Budikdamber ini bisa menjadi ciri khas RPTRA dan Kelurahan Koja, serta menjadi langkah awal untuk pengembangan selanjutnya. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga dapat menambah pendapatan masyarakat," ujar Yus dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2020).

Di sisi lain, Lurah Koja Frimelda Novarita menyatakan rasa terimakasih untuk PT Pertamina Lubricants yang terus memberikan perhatian kepada masyarakat di wilayahnya, terlebih di saat pandemi ini.

"Semoga dengan bantuan ini masyarakat bisa berkembang dan Mandiri dan bisa melewati masa pandemi ini dengan semangat," harapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Suku Dinas KPKP Teguh Penyuluh mengatakan kegiatan kolaborasi ini merupakan awal yang baik untuk membantu masyarakat dalam kondisi yang menantang saat ini.

"Tentunya ini merupakan kolaborasi yang sangat luar biasa, dan sangat kita harapkan. Ke depannya saya harap kegiatan ini dapat berkembang dengan baik dan berkesinambungan dengan program pertanian lainnya,"ungkapnya.

Dalam situasi pandemi, pelatihan Budikdamber ini akan dilaksanakan secara bertahap dengan sistem perwakilan dari masyarakat agar yang ditunjuk dapat melakukan transfer knowledge kepada masyarakat lainnya. Pelatihan tetap memperhatikan protokol COVID-19 dengan ketat di antaranya dengan menjaga jarak duduk sepanjang 1.5 meter, pemeriksaan suhu tubuh dan diwajibkan untuk cuci tangan terlebih dahulu serta menggunakan masker selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, pada kesempatan yang sama juga telah diberikan bantuan pengembangan bisnis dan mesin fotokopi untuk RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Sindang Raya, dengan harapan RPTRA Sindang Raya dapat berjalan secara mandiri dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan mengaji untuk anak - anak yang kurang mampu di wilayah Kelurahan Koja.

(mul/mpr)