Sutiyoso Jutek Plasa Indonesia Belum Punya Ruang Perokok
Selasa, 27 Des 2005 12:03 WIB
Jakarta -
Wajah Gubernur Sutiyoso berubah masam ketika menginjakkan kaki di Plasa Indonesia, mall elit di jantung Jakarta. Dia tidak antusias jalan-jalan di mall yang terletak di Jalan MH Thamrin itu. Dia akhirnya hanya mampir 10-15 menit saja.Sejumlah orang berusaha melunakkan hatinya dengan berita-berita menggembirakan. Tapi mantan Pangdam Jaya itu terus cemberut.Sutiyoso jadi jutek karena satu sebab: Plasa Indonesia belum memiliki ruang khusus untuk perokok. Padahal Sutiyoso dan aparatnya selama ini telah rajin menyosialisasikan program itu menyusul akan diberlakukannya daerah bebas rokok takkan lama lagi."Kami janji tanggal 15 Januari sudah selesai," kata Direktur Plasa Indonesia, M Shohirin, yang menyambut Sutiyoso dan rombongan menyidak lokasi itu.Dalam sidaknya itu, Sutiyoso didampingi Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jakarta Prijo Sidi Pratomo, Ketua Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3) Rini Singgih dan Ketua Wanita Indonesia Tanpa Tembakau Nita Yudi. Melihat perubahan wajah Sutiyoso yang dingin, Shohirin berusaha mencairkan dengan menyebut bahwa pada 1998 Plasa Indonesia meraih penghargaan sebagai daerah bebas rokok dari LM3. Informasi ini dibenarkan oleh Rini Singgih."Dengan adanya Perda ini semakin memperkuat gedung kami untuk menjadi kawasan bebas rokok," kata Shohirin.Kunjungan Sutiyoso di Plasa Indonesia berbeda tajam dengan saat dia bertandang ke Gedung BII, juga di Jalan MH Thamrin. Di Gedung BII, Sutiyoso menemukan sebuah ruangan khusus untuk perokok di lantai 27. Basement gedung pencakar langit itu juga sudah lama terlarang untuk perokok. Hal ini membuat Sutiyoso yang mengenakan seragam pemda warna krem banyak tersenyum sumringah.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































