Hakim Perintahkan Menkeu Kompensasi Rp 37 Juta Wiranto sebagai Korban Teror

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 15:18 WIB
Wiranto di UGM, 21/1/2020
Wiranto (Usman Hadi/detikcom)
Jakarta -

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat telah menjatuhkan vonis kepada penyerang eks Menko Polhukam Wiranto, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara, dengan hukuman pidana penjara selama 12 tahun. Hakim juga memerintahkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan kompensasi ke Wiranto sebagai korban.

Hal itu disampaikan hakim saat membaca amar putusan Abu Rara di Pengadilan Negeri Jakbar, Jalan Letjend S Parman, Jakbar, Kamis (25/6/2020). Adapun kompensasi yang harus dibayarkan Kemenkeu ke Wiranto sebesar Rp 37 juta, dan kepada korban lainnya bernama Fuad Syauqi sebesar Rp 28 juta.

"Dibebankan kepada negara melalui Menteri Keuangan RI untuk memberikan hak kompensasi bagi para korban yang perhitungannya yang disampaikan melalui LPSK dengan perhitungan sebagai berikut: Perhitungan kompensasi LPSK atas nama Dr H Wiranto sebesar Rp 37 juta dan H Fuad Syauqi sebesar Rp 28.202.157," ujar hakim ketua Masrizal.

Dalam pertimbangannya, hakim mengatakan kompensasi itu sesuai dengan Pasal 35 A tentang perlindungan saksi dan korban. Aturan kompensasi ini diajukan oleh jaksa penuntut umum dalam surat tuntutannya.

"Menimbang bahwa berdasarkan Pasal 35 A korban merupakan tanggung jawab negara. Salah satunya adalah memberikan kompensasi yang diperhitungkan oleh lembaga negara yang menyelenggarakan di bidang perlindungan saksi dan korban. Maka, berdasarkan permintaan jaksa penuntut umum, dalam tuntutannya, yaitu bahwa berdasarkan terkait dengan derita yang diterima korban, terkait dengan permohonan kompensasi korban atas nama, perhitungan kompensasi LPSK untuk korban Dr H Wiranto sebesar Rp 37 juta, A Fuad Syauqi sebesar Rp 28.202.157. Majelis hakim berpendapat kompensasi yang diajukan penuntut umum dapat dikabulkan," ujar hakim dalam pertimbangannya.

Abu Rara divonis 12 tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana terorisme bersama istrinya Fitri Diana alias Fitria Andriana dengan menyerang eks Menko Polhukam Wiranto. Istri Abu Rara, Fitria, dalam persidangan ini juga divonis hukuman 9 tahun penjara.

Keduanya pun menerima putusan hakim dan tidak mengajukan banding. "Bismillah saya menerima dengan sukarela," kata Abu Rara menanggapi vonis hakim.

Abu Rara dan Fitria bersalah melanggar Pasal 15 juncto Pasal 7 UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Tonton video 'Tusuk Wiranto, Abu Rara Bantah Motif Terorisme':

(zap/gbr)