7 Kasus Corona Baru dari Tes Swab Massal, Pasar Cileungsi Belum Ditutup

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 20:50 WIB
Pasar Cileungsi (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Foto: Pasar Cileungsi (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Kabupaten Bogor -

7 Orang diketahui terinfeksi virus Corona (COVID-19) dari swab test yang dilakukan di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor. Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan mengungkap Pasar Cileungsi belum akan ditutup.

"Yang jelas kita belum ada rencana untuk menutup kembali pasar (Cileungsi). Kecuali kita memang hanya mensterilisasi saja. Artinya kita tutup (Pasar Cileungsi) di atas jam 15.00 WIB sore, baru kita sterilkan, gitu saja," kata Haris, ketika dihubungi, Rabu (24/6/2020).

Haris mengungkapkan direncanakan Pasar Cileungsi akan disemprot disinfektan besok. Dia pun mengungkapkan 7 orang yang terinfeksi COVID-19 dari hasil swab test di Pasar Cileungsi tidak semuanya pedagang.

"Jadi kalau tidak salah 2 atau 3 yang memang ada pedagang (pasar). Cuma memang belum ada rilis resmi dari gugus. Saya juga baru dapat laporannya tadi," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyampaikan data terbaru mengenai kasus Corona di wilayahnya. Diungkapkan ada penambahan 8 kasus positif baru di Kabupaten Bogor dan 7 di antaranya dari klaster Pasar Cileungsi.

"7 Dari 8 terkonfirmasi positif COVID berasal dari klaster Pasar Cileungsi hasil tes swab massal ke-3," kata Bupati Bogor Ade Yasin, dalam keterangannya, Selasa (23/6) malam.

Berdasarkan data sampai Senin (15/6) pukul 19.00 WIB, total kasus positif COVID-19 dari klaster Pasar Cileungsi ada 33 kasus. Bila dijumlah dengan data sekarang ini, total kasus positif dari klaster Pasar Cileungsi mencapai 40 orang.

(aud/aud)