Prarekonstruksi Kasus Penyerangan, John Kei Diperankan Orang Lain

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 14:52 WIB
John Kei
Prarekonstruksi penyerangan kelompok John Kei (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya menggelar prarekonstruksi perencanaan dan pemufakatan pembunuhan terhadap Nus Kei yang dilakukan oleh kelompok John Kei. Dalam gelar prarekonstruksi ini, ada TKP yang direkonstruksi pihak polisi, yakni TKP Kelapa Gading; TKP Perumahan Titian, Bekasi; serta TKP Arcici Sport Center, Cempaka Putih.

Polisi menjelaskan tiga TKP tersebut merupakan lokasi-lokasi yang menjadi tempat perencanaan kelompok John Kei sebelum melakukan penyerangan di daerah Kosambi, Jakarta Barat, dan penembakan di rumah Nus Kei di daerah Tangerang. Gelar rangkaian prarekonstruksi di tiga lokasi tersebut juga digelar di halaman Mapolda Metro Jaya pada Rabu (24/6/2020) siang ini.

Di lokasi pertama di daerah Kelapa Gading pada Minggu (14/6), polisi memperlihatkan salah satu anak buah John Kei yang dipimpin oleh Daniel Farfar menggelar pertemuan guna membahas pembunuhan terhadap Nus Kei.

Prarekonstruksi berikutnya kemudian berlanjut di lokasi Perumahan Titian Indah, Kota Bekasi, yang menjadi tempat kediaman John Kei. Dalam reka adegan yang tertanggal pada Sabtu (20/6) malam, John memerintahkan anak buahnya menghabisi Nus Kei dan menyebutnya sebagai pengkhianat.

"Apa hukuman bagi seorang penghianat?" kata John Kei, yang diperankan orang lain.

"Mati," seru para anak buah John Kei tersebut.

Adegan berikutnya yang direkonstruksi adalah di TKP Arcici Sport Center, Cempaka Putih, pada Minggu (21/6) sekitar pukul 11.00 WIB, beberapa jam sebelum kelompok John Kei melakukan penyerangan. Pertemuan di sana kembali dipimpin oleh tersangka Daniel.

Reka adegan di Arcici ini menunjukkan bagaimana Daniel Farfar memberikan arahan kepada anak buah John Kei lainnya sebelum melakukan penyerangan. Adegan tersebut juga menunjukkan pembagian kendaraan dan senjata yang digunakan oleh masing-masing anggota.

Setelah melakukan gelar rekonstruksi, Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menyebut 14 adegan yang direkonstruksi hari ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh kelompok John Kei sebelum melakukan penyerangan. Calvijn menyebutkan reka adegan siang ini dilakukan untuk mencocokkan fakta di lapangan dengan hasil BAP.

"Prarekonstruksi kami lakukan untuk penyesuaian antara fakta di lapangan dengan hasil BAP para saksi dan para tersangka yang kami sudah tuangkan dalam BAP," katanya.

Calvijn juga menyinggung salah satu adegan yang menunjukkan John Kei memerintahkan anak buahnya membunuh Nus Kei. Dia mengatakan adegan tersebut menjadi salah satu titik poin pihaknya dalam membuktikan bahwa John Kei memang telah merencanakan upaya pembunuhan berencana kepada pamannya tersebut.

"Itulah salah satu pointer yang akan kami maksimalkan yang akan kami underline bahwa ada perencanaan pemufakatan untuk perencanaan pembunuhan ini lebih jelas lagi. Ada titik pointer perintah itu. Ada titik terangnya. Adegan lainnya akan kami harap semakin memperjelas," kata Calvijn.

Saat ini polisi akan melanjutkan gelar prarekonstruksi di dua lokasi penyerangan, yakni lokasi pembacokan di daerah Kosambi, Jakarta Barat, serta penembakan dan penyerangan rumah Nus Kei di daerah Cipondoh, Tangerang.

(dhn/dhn)