Tips Kerja Sambil Kuliah agar Tak Keteteran

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 13:46 WIB
kerja sambil kuliah
Foto: Getty Images/iStockphoto/SDI Productions
Jakarta -

Berniat akan mengambil kuliah lagi untuk menunjang kariermu? Perlu diingat, kerja sambil kuliah S2 atau S3 bukan sesuatu yang mudah dijalankan.

Kuliah sambil bekerja membutuhkan effort yang tinggi. Kamu harus pintar-pintar membagi waktu agar kerjaan dan kuliahmu tidak berantakan. Ya, nggak semua orang mampu memanajemen waktunya dengan baik.

Semua dapat dijalankan dengan benar asalkan kamu disiplin dalam mengatur dan pintar membagi waktu. Kerja sambil kuliah menuntut manajemen waktu yang baik. Setelah pulang kerja pukul 18.00 WIB, kamu seringkali masih harus berkutat dengan tugas kuliah yang harus diselesaikan. Kamu menyelesaikan tugas kuliah biasanya hingga pukul 24.00 WIB. Wajar Jadi, wajar saja saya tidak ada waktu untuk bersenang-senang seperti pemuda-pemudi kebanyakan lainnya.

Dilansir buku bertajuk 'Singgah di Gerbang Kuliah: Singgah di Gerbang Kuliah' karya Nur'aini Agung Wijaya, tips yang perlu diperhatikan apabila mengambil keputusan untuk bekerja sambil kuliah adalah:

1. Pandai membagi waktu antara kerja dan kuliah

Bagi kamu yang akan kerja sambil kuliah harus pandai-pandai membagi waktu. Jangan sampai dua-duanya menjadi terganggu. Biasanya kuliah dilakukan setelah jam kerja. Karena itu pilih tempat kuliah yang dekat dengan tempat kerja. Apalagi jika kamu kerja sambil kuliah di Jakarta, pikirkan waktu tempuh karena kemacetan akan membuat kamu ketinggalan mata kuliah.

Cari jurusan kuliah juga yang sesuai dengan pekerjaan. Hal ini memudahkan kamu menyelesaikan kuliah. Tugas kuliah juga dapat diselesaikan dengan mudah jika nyambung dengan pekerjaan.

2. Prestasi antara kerja dan kuliah harus seimbang

Tips kerja sambil kuliah lainnya yakni menyeimbangkan antara prestasi kerja dengan kuliah. Selalu diingat jika prestasi kerja jangan sampai terbengkalai karena kamu kuliah. Begitu juga dengan tugas kuliah, kamu harus menyeimbangkan dengan pekerjaanmu. Jangan sampai prestasi di kantor menjadi menurun karena kuliah atau sebaliknya, tugas kuliah menjadi terbengkalai karena kerjaan di kantor menumpuk.

Jika kamu sudah berkeluarga, mintalah bantuan pasangan untuk membantu menyelesaikan tugas rumah tangga. Selain itu beri pasangan pengertian atas tugas yang didapat nantinya akan membuat perhatian berkurang. Dengan begitu, kamu akan tenang mengerjakan pekerjaan kantor dan tugas kuliah. Prestasi keduanya akan diraih dengan mudah.

3. Harus mempunyai target untuk tepat waktu memperoleh gelar sarjana

Jika kuliah S2 atau S3 jangan asal mendapat ilmu saja. Kamu harus memiliki target waktu untuk memperoleh gelar sarjana. Jangan sampai gelarmu tertunda karena kerjaan. Begitu juga sebaliknya, jangan biarkan prestasi kerja menurun karena kamu ngebut untuk memperoleh gelar sarjana.

Meski memiliki target, kamu harus tetap mengedepankan istirahat. Jangan sampai kesehatan menurun karena pekerjaan dan tugas kuliah. Kesehatan mahal harganya, karena itu kamu harus tetap menjaga pola makan dan istirahat.

4. Beri tahu atasan atas kuliah yang kamu jalani

Atasan perlu tahu jika kamu kuliah lagi. Hal ini penting jika atasan akan memberi kamu tugas tambahan, padahal kamu harus segera kuliah selepas kerja. Selain atasan, tim kerja juga perlu diberi tahu untuk mendukung kuliahmu. Mereka akan memberikan toleransi jika komunikasi sudah berjalan lancar.

5. Manfaatkanlah kesempatan bekerja dan kuliah untuk meniti karier

Tips kerja sambil kuliah lainnya yakni membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja dan kuliah. Hal ini akan memungkinkan kita mendapat kesempatan berkarier di instansi atau lembaga manapun setelah lulus kuliah S1 atau S2.

Setelah lulus kuliah S1 atau S2 kamu bisa tetap bekerja di tempat yang lama. Namun jika kariermu mentok, kamu bisa mencari pekerjaan lainnya dengan koneksi yang didapat dengan menjadi mahasiswa.

(nwy/erd)