Ini Peringkat Kasus Corona per Provinsi: DKI Terbanyak, Aceh Terendah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 12:59 WIB
Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Dewi Nur Aisyah. (Dok BNPB Indonesia)
Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Dewi Nur Aisyah. (Dok BNPB Indonesia)
Jakarta -

Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dr Dewi Nur Aisyah memaparkan perihal data perkembangan kasus mingguan dan angka positif COVID-19. Dewi pun merinci daerah dengan jumlah hingga kenaikan kasus terbanyak.

Mulanya, Dewi menjelaskan bahwa dalam menghitung laju penularan kasus COVID-19 harus mengacu pada jumlah pemeriksaan. Dia menegaskan penambahan angka yang terjadi belakangan ini pun dilatari banyaknya spesimen yang diperiksa.

"Semua orang sekarang bingung kenapa kita angkanya setiap hariannya bertambah besar. Per pekan kemarin sampai dengan tanggal 21 Juni dalam satu minggu kita melakukan pemeriksaan 53 ribu orang diperiksa. Tapi kita lihat positivity rate-nya 13% dan 14%. Artinya apa, laju penularannya masih sama di Indonesia," kata Dewi dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Setpres, Rabu (24/6/2020).

"Kondisinya sama tapi dengan testing yang lebih baik, testing yang lebih banyak kita bisa mengisolasi pasien-pasien yang dapat menularkan ke kelompok rentan. Sehingga ini adalah bentuk pencapaian yang kita alami. Jadi tidak hanya jumlah kasus yang kita lihat tapi juga jumlah pemeriksaan," sambungnya.

Peringkat Corona di Indonesia (Screenshot YouTube Setpres)Peringkat perkembangan kasus Corona di Indonesia (Screenshot YouTube Setpres)

Berdasarkan penghitungan tersebut, Dewi mengungkapkan Kalimantan Tengah menjadi provinsi dengan tingkat kenaikan kasus tertinggi. Kenaikan kasus di Kalteng dalam seminggu ini mencapai 97,8% dari 90 kasus menjadi 178.

"Di sini pemerintah bisa melihat dalam waktu 1 minggu daripada pekan sebelumnya, provinsi mana yang mengalami peningkatan kasus lebih tinggi. Contohnya adalah Kalimantan Tengah yang naik 97% dari 90 ke 178," ujarnya.