Prajurit TNI Gugur di Kongo, Karangan Bunga Berjejer di Depan Rumah Duka

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 10:37 WIB
Suasa di rumah duka Serma Rama Wahyudi (Chaidir-detikcom)
Suasana di rumah duka Serma Rama Wahyudi. (Chaidir/detikcom)
Kampar -

Prajurit TNI yang gugur dalam insiden di Kongo, Serma Rama Wahyudi, berdomisili di Riau. Rumah duka almarhum mulai didatangi pelayat.

Pantauan detikcom di rumah duka, Jalan Garuda Sakti, KM 6, Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (24/6/2020), terlihat ada tenda yang didirikan di depan rumah.

Selain itu, sejumlah papan bunga dukacita juga terlihat berada di lokasi. Antara lain, papan bunga dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hingga Pangdam I Bukit Barisan Mayjen MS Fadhilah terlihat berjejer di sepanjang jalan depan rumah duka.

Sejumlah anggota TNI terlihat berada di rumah duka. Mertua Serma Rama, Adnan, mengatakan almarhum terakhir kali berkomunikasi dengan keluarga pada Senin (22/6) malam.

Suasa di rumah duka Serma Rama Wahyudi (Chaidir-detikcom)Suasana di rumah duka Serma Rama Wahyudi (Chaidir/detikcom)



Keluarga kemudian mendapat informasi kalau Serma Rama gugur di Kongo pada Selasa (23/6) pagi. Serma Rama disebut meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Pihak keluarga mengaku masih menunggu kabar soal pemulangan jenazah almarhum. Selain itu, keluarga Serma Rama yang berasal dari Sumut juga masih dalam perjalanan ke rumah duka.

Sebelumnya, Kemlu RI menyatakan dua orang prajurut TNI menjadi korban dalam penyerangan patroli misi perdamaian PBB di Kongo. Satu orang prajurit TNI dinyatakan gugur dan satu lainnya terluka.

"Berdasarkan laporan yang diterima dari MONUSCO, sejauh ini terdapat dua korban personel Indonesia dari pertempuran bersenjata di wilayah Kongo tersebut. Serma Rama Wahyudi, dinyatakan meninggal dunia, sementara korban lainnya. Prt M Syafii Makbul, masih dalam perawatan intensif," demikian bunyi pernyataan dari Kemlu yang dilihat di laman resmi Kemlu, Rabu (24/6).

Suasa di rumah duka Serma Rama Wahyudi (Chaidir-detikcom)Serma Rama dan istri (Chaidir/detikcom)



Dilansir AFP, patroli misi perdamaian PBB itu diserang pada Selasa (23/6) waktu setempat sekitar 20 kilometer dari kota Beni di Provinsi Kivu Utara. Petugas komunikasi penjaga perdamaian MONUSCO, Sy Koumbo mengatakan satu orang TNI gugur dalam peristiwa itu.

"Helm Biru gugur dan yang lain terluka tetapi tidak serius. Dia dalam kondisi stabil," kata Sy Koumbo.

Tonton video 'Aksi Prajurit TNI Hadang Tank Israel:

(haf/tor)