Demo Tolak TKA China di Sultra Berakhir Lempar Batu dan Tembakan Gas Air Mata

Sitti Harlina - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 01:08 WIB
Unjuk rasa penolkan TKA China di Kendari
Foto: Unjuk rasa penolkan TKA China di Kendari (Sitti Harlina/detikcom)
Kendari -

Ratusan mahasiswa masih bertahan di simpang empat Bandara Halu Oleo, Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, hingga larut malam. Massa terus melakukan penjagaan atas kedatangan 152 TKA asal China yang akan bekerja di PT VDNI, Konawe.

Pihak kepolisian yang melakukan pengamanan atas jalannya aksi unras tersebut beberapa kali sudah mengingatkan massa aksi agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum.

"Atas nama undang-undang, saya imbau kepada para massa aksi agar tidak melakukan hal-hak yang melanggar hukum," kata seorang polisi yang berkali-kali memberi peringatan, Selasa (23/6/2020).

Kepolisian juga memperingati kepada para massa agar segera membubarkan diri dengan tertib.

Sayangnya, imbauan tersebut tidak diindahkan karena massa aksi memilih untuk tetap berada di lokasi tersebut. Massa pun melemparkan batu ke arah polisi yang melakukan pengamanan.

Selanjutnya
Halaman
1 2