Terima Perwakilan Ortu Siswa, DPRD Janji Besok Panggil Disdik Bahas PPDB DKI

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Selasa, 23 Jun 2020 15:16 WIB
Zita Anjani
Foto: Instagram @zitaanjani
Jakarta -

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menerima sekitar 20 perwakilan orang tua siswa yang melakukan unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta. Para orang tua itu menuntut penghapusan prioritas usia di sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) DKI.

Dalam pertemuan itu, perwakilan orang tua siswa bertemu dengan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi dan perwakilan fraksi. Usai pertemuan, Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani berjanji akan memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk membahas polemik prioritas usia yang ada PPDB pada Rabu (24/6).

"Besok dari DPRD akan mengundang dari Komisi E untuk bertemu dari setiap wilayah orang tua bersama Dinas pendidikan, bersama Pak Ketua Dewan kami, Pak Ketua DPRD, kami akan carikan solusinya besok, karena tanggal 25 (Juni) itu udah terakhir zonasi. Kita nggak mau sampai anak-anak Jakarta yang sudah capek-capek belajar itu tertolak karena usia," ujar Zita, Selasa (23/6/2020).

Zita mengatakan, dengan adanya aturan usia menjadi prioritas di PPDB, hal itu akan menggugurkan kriteria lain. Misalnya, afirmasi siswa tidak mampu dan prestasi.

"Ini adalah usia. Jadi bukannya afirmasi kan harusnya yang tidak mampu, prestasi kan harusnya berdasarkan prestasi tapi tetap tolok ukurnya usia, itu yang menjadi masalah, mengapa banyak yang mampu maupun tidak mampu tertolak karena tolak ukurnya adalah usia," katanya.

Untuk itu, Zita meyakinkan para orang tua akan solusi terbaik ketika bertemu dengan Dinas Pendidikan DKI besok.

"Insyaallah besok ada solusi karena ini dari DPRD, tadi ada ibu-ibu perwakilan orang tua sudah ke Balai Kota, dan saya rasa Pak Gubernur kita sangat paham dan punya hati besar dan insyaallah besok tidak ditolak," katanya.

Tonton juga video 'Anies Didemo Massa Wali Murid, Tolak Aturan Usia PPDB':

(zap/zap)


Debat Capres AS