Angin Bertiup Makin Kencang, Madinah Kian Dingin
Selasa, 27 Des 2005 06:20 WIB
Madinah - Memasuki musim dingin, kian hari Kota Suci Madinah makin dingin. Rasa dingin sangat dirasakan pada malam dan dini hari. Senin (26/12/2005) malam, tiupan angin lebih kencang dari biasanya. Suhu dingin juga terasa menusuk tulang. Diperkirakan suhu mencapai 13-14 derajat Celcius. Akibat, terpaan angin yang makin kencang, banyak jamaah haji yang berjalan-jalan menikmati indahnya malam Kota Madinah mengenakan jaket tebal atau mantel. Bahkan, polisi yang bertugas di jalan di pinggiran Madinah mengenakan mantel dan penutup kepala. Wartawan detikcom dari Madinah, Arifin Asydhad, melaporkan tiupan angin juga membuat pohon-pohon yang berada di separator jalan-jalan di Kota Madinah bergoyang-goyang kencang. Bahkan, papan iklan 'Mobily' yang dipasang di separator jalan juga sampai bergoyang.Dinginnya Kota Madinah dirasakan penduduk dan para jamaah haji yang berada di Madinah sejak dua hari lalu. Penurunan suhu terjadi secara ekstrem. Suhupaling dingin tiga hari sebelumnya yang mencapai 17-18 derajat Celcius kini turun di bawah itu. Diperkirakan suhu akan terus menurun hingga puncak musim dingin nanti. Biasanya, bila musim dingin seperti ini, maka nanti suhu bisa mencapai 4-5 derajat Celcius. Saat musim dingin, Madinah merupakan kota terdingin di antara kota-kota lain di Arab Saudi. Sementara itu, jumlah jamaah haji Indonesia yang berada di Madinah terus berkurang, karena sebagian besar sudah diberangkatkan ke Makkah. Jumlah jamaahhaji Indonesia yang masih berada di Makkah sekitar 21 ribu jamaah.Meski begitu, masjid Nabawi, yang menjadi pusat ibadah jamaah haji di Madinah, tetap penuh sesak. Sebab, jamaah haji yang berasal dari negara-negara lain,seperti Rusia, Kosovo, Jerman, dan lain-lain baru berdatangan ke Madinah. Jamaah haji Afrika juga masih tampak.
(ton/)











































