X-Trail Suyitno Landung Dibelikan Adrian Waworuntu
Senin, 26 Des 2005 18:00 WIB
Jakarta - Tersangka pembobol BNI Cabang Kebayoran Baru akhirnya buka mulut. Soal Nissan X-Trail Komjen Pol Suyitno Landung yang disebut-sebut dibelikan Ishak ternyata bohong belaka. X-Trail itu dibeli dari kocek Adrian Waworuntu, aktor utama kasus itu.Hal itu diungkapkan kuasa hukum Adrian Waworuntu, Andika, kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (26/12/2005).Kliennya, kata Andika, diperintahkan oleh seseorang yang punya pengaruh dan kapasitas di Mabes Polri untuk melakukan hal itu. "Jadi bukan Ishak, tapi klien saya," katanya.Sebagai 'pesakitan', imbuh Andika, posisi Adrian memang tidak berdaya, sehingga dia mau saja diperas aparat yang memeriksanya."Dia dalam posisi tak berdaya, jadi ikut aja. Ya kayak diperas," kata Andika. Sayangnya, Andika menolak membeberkan siapa yang memerintahkan kliennya untuk membeli X-Trail dan mentransfer uang Rp 240 juta untuk Suyitno Landung yang saat itu menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri.Alasannya hingga saat ini ia belum diberitahu oleh kliennya untuk mempublikasikan, sehingga ia tidak berani menyampaikan hal itu.Andika hanya mengatakan, sewaktu berhadapan dengan proses hukum sebagai tersangka atau terdakwa, kliennya tidak punya kekuatan apa-apa. Sehingga ia bersedia mentransfer dana dari rekening yang berada di bawah kekuasaannya meski rekening itu bukan atas namanya sendiri.Andika juga menuturkan, Adrian sebetulnya bersedia membuka fakta-fakta penyimpangan penyidikan kasus BNI bila ia mendapat jaminan keamanan. "Ia mau buka tapi dia butuh jaminan keamanan atas dirinya dan keluarganya," kata Andika.Sebab di LP Cipinang, kata Andika, tingkat kerawanan sangat tinggi dan nyawa manusia sangat murah. "Bisa saja ia sedang jalan tiba-tiba ditusuk atau diracun makanannya," kata Andika.
(umi/)











































