Hakim yang Usul Tes Keperawanan Sebelum Nikah Daftar Pimpinan KY

Andi Saputra - detikNews
Senin, 22 Jun 2020 17:38 WIB
Binsar Gultom
Foto: Binsar Gultom (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Dari 108 nama yang diloloskan Pansel Komisi Yudisial (KY), ada nama Binsar Gultom. Nama Binsar dikenal publik saat ia mengusulkan tes keperawanan bagi setiap perempuan yang akan menikah.

Sebagaimana dikutip detikcom, Senin (22/6/2020), nama Binsar masuk dalam lampiran Nomor 25/PANSEL-KY/VI/2020 yang lolos seleksi administrasi calon pimpinan KY. Nama Binsar sempat membuat geger karena mengusulkan 'tes keperawanan' bagi setiap perempuan yang hendak menikah.

"Karena perkawinan itu harus suci, harus kudus. Jadi tidak boleh tercemar dan segala seseorang menjadi menikah itu alangkah baiknya rumah tangga itu menjadi suatu istana keluarga untuk menghasilkan produksi anak-anak yang berakhlak, berbudi pekerti yang baik tidak tercemar dengan berbagai masalah atau kotoran," kata Binsar beberapa waktu lalu.

Agar tidak terjadi diskriminasi, Binsar juga meminta kepada lelaki untuk melakukan hal yang sama: tes keperjakaan.

"Tidak adil kalau wanita yang tes keperawannya. Bagaimana si lelaki? jika bukan perjaka lagi? Ini berkembang pengetahuan kita. Kewajiban pemerintah untuk bisa mendeteksi sejauh mana seorang pria masih perjaka atau tidak, harus diangkat fokus berita ini," kata Binsar.

Binsar juga meminta para ahli kedokteran meneliti dan membuat kajian cara mendeteksi mengetes keperjakaan seseorang. Dengan teknologi kedokteran yang sudah sangat canggih saat ini, Binsar yakin cara itu bisa ditemukan.

"Sekarang dokter atau ahli kandungan, (masak)tidak bisa mendeteksi seorang pria sudah tidak perjaka? Itu harus bisa, jaman canggih," tegas Binsar.

Binsar yang ikut mengadili Jessica Kumala Wongso itu juga pernah mendaftar hakim agung tapi kandas. Binsar juga pernah mendaftar pimpinan KPK, tapi lagi-lagi juga gagal. Bahkan, Binsar juga pernah menggugat Komisi Yudisial (KY) soal proses seleksi hakim agung.

Akankah kali ini Binsar lolos hingga duduk di kursi Pimpinan KY? Kita lihat tahapan selanjutnya.

(asp/gbr)