Polisi Akan Klarifikasi Bupati Penajam soal Kabar Beli Pulau Malamber Rp 2 M

Idham Kholid - detikNews
Senin, 22 Jun 2020 11:08 WIB
Pulau Malamber
Pulau Malamber. (Istimewa)
Jakarta -

Polres Mamuju akan mengklarifikasi ke Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud soal dugaan jual-beli Pulau Malamber, Sulawesi Barat. Si penjual mengaku menerima DP Rp 200 juta dari Bupati Penajam.

"Untuk rencana tindak lanjut ke depannya, kami akan mengagendakan itu untuk melakukan proses klarifikasi terhadap beliau (Bupati Penajam)," kata Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Syamsuriansyah saat dihubungi, Senin (22/6/2020).

Namun, Syamsuriansyah mengatakan untuk waktunya masih akan dikomunikasikan. Pihaknya masih berkoordinasi klarifikasi dilakukan di Mamuju atau di Penajam.

"Pasti ini akan kita klarifikasi kepada beliau, apakah kami ke sana atau beliau sudi kiranya untuk datang ke sini, kami undang klarifikasi. Kami akan komunikasikan dengan beliau," ujarnya.

Sebelumnya, polisi mengatakan transaksi jual-beli pulau itu terjadi pada Februari 2020. Dari keterangan warga yang menjual pulau, yaitu seorang warga bernama Raja, duit uang muka diserahkan oleh Bupati Penajam Paser Abdul Gafur Mas'ud.

"Transaksinya itu terjadi sejak bulan Februari 2020. Menurut keterangan (penjual) Raja (sebelumnya ditulis Rajab, red), transaksinya itu dilakukan di Balikpapan, walaupun itu dibantah oleh Pak Bupati, ya terserah mau dibantah atau mau diapa, ini kan keterangan si penjual," kata Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Syamsuriansyah saat dihubungi, Senin (22/6).

Berdasarkan keterangan Raja, kata Syamsuriansyah, di kuitansi, yang bertanda tangan seorang lelaki bernama Sahalu. Namun yang menyerahkan uang merupakan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud.

"Memang di dalam proses transaksi jual beli, di kuitansi itu, bukan Bupati Pak Gafur-nya yang tanda tangan, yang bertanda tangan adalah lelaki, Sahalu. Menurut keterangan Raja, yang menyerahkan uangnya itu Pak Gafur-nya sendiri, walaupun yang tanda tangan di situ adalah Sahalu. Ini kan keterangan dia," ujarnya.

Bupati Penajam Paser Abdul Gafur Mas'ud, yang dimintai keterangan soal jual-beli pulau ini, memang tak tegas menepis kabar bahwa dia pembeli pulau. Namun dia juga tak tegas membenarkan kabar itu.

"Kalau mau dijual saya beli, he-he-he.... Tapi itu pulau punya keluarga saya. Sudah lama sebelum Indonesia merdeka. Dari kakek-nenek kita dulu. Kebetulan saya orang tua saya orang Mandar, Sulawesi Barat, saya cucu dari KH Muhammad Husain (Puang Kali Malunda) hanya saya bingung diisukan demikian," kata Abdul Gafur saat ditanya benarkah dia pembeli Pulau Malamber, Jumat (19/6).

(idh/tor)