Polisi Masih Periksa Tombak dan Senjata Lainnya di Markas John Kei

Tim detikcom - detikNews
Senin, 22 Jun 2020 10:32 WIB
Gedung Mapolda Metro Jaya
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

John Kenedy Refra alias John Kei diamankan bersama puluhan anak buahnya di markasnya di kawasan Medan Satria, Kota Bekasi. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan puluhan tombak dan senjata tajam lainnya. Saat ini barang bukti tersebut masih diperiksa polisi.

"28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah, 2 buah stik bisbol, 17 buah Hp, 1 buah dekorder hikvision," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, kepada wartawan, Minggu (21/6/2020).

Dalam penggerebekan ini 25 orang, termasuk John Kei diamankan. Barang bukti yang ditemukan langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan puluhan yang diamankan itu merupakan kelompok John Kei. Mereka diduga terlibat di dua peristiwa penyerangan pada Minggu (21/6) siang.

"Kita duga ada diantara mereka yang terlibat tadi siang. Tapi untuk itu perlu pemeriksaan lebih lanjut," kata Ade.

Video Penggerebekan Markas Kelompok John Kei di Bekasi:

Menurut Ade, kejadian penembakan di Green Lake dan pembacokan di Duri Kosambi Cengkareng merupakan satu rangkaian kejadian. Sehingga, ada kemungkinan pelakunya kelompok John Kei.

"Sama satu rangkaian. Kemungkinan satu itu. Mereka kan saling kenal jadi saling jadi gampang teridentifikasi," ucap Ade.

Dalam peristiwa di Green Lake, Tangerang, rumah warga berinisial N diserang. Pelaku juga menembak ke arah rumah N ini.

Dalam kejadian itu, para pelaku juga sempat melepaskan tembakan ketika sekuriti menutup pagar perumahan. Para pelaku kemudian menabrak pagar perumahan dan melarikan diri.

Dalam waktu yang bersamaan, Minggu (21/6) siang, seorang pria berinisial YCR dibacok di ABC, Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Jakarta Barat. Korban diadang oleh 5 orang yang membawa senjata tajam.

YCR yang memegang kendali motor menjadi sasaran sabetan senjata tajam, lantas terjatuh dari sepeda motornya. YCR yang telah bersimbah darah tiba-tiba dilindas mobil yang juga diduga termasuk kelompok pelaku itu. Setelahnya para pelaku kabur dari tempat kejadian.

(mei/fjp)