Warga Tumpah Ruah di Kanal Banjir Timur Pagi Tadi, Ini Kata Satpol PP Jaktim

Yulida Medistiara - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 19:37 WIB
Warga padati kawasan Kanal Banjir Timur, Minggu (21/6) pagi ini. Beragam aktivitas dilakukan warga mulai dari olahraga hingga isi waktu luang bersama keluarga.
Keramaian di Kanal Banjir Timur pagi tadi / Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Warga memadati kawasan pintu air Kanal Banjir Timur, Malaka Jaya, Jakarta Timur pagi ini. Satpol PP sebenarnya sudah berupaya mengurai kepadatan itu namun jumlah anggotanya kalah banyak dengan warga yang datang.

"Jadi artinya gini bukan kita mau menyalahkan warga, warga itu sebetulnya tidak bisa disalahkan, yang disalahkan itu pemerintah, termasuk saya aparat pemerintah. Tetapi saya curhat, kita nggak mampu mengendalikan 3 juta orang warga Jakarta Timur kalau mereka tidak disipin," kata Kasatpol PP Jakarta Timur Budhi Novian saat dihubungi, Minggu (21/6/2020).

Ia mengungkapkan ada sekitar 1000 petugas Satpol PP, tetapi yang dapat turun ke lapangan hanya sekitar 500 petugas. Namun bila dibandingkan dengan jumlah warga yang memadati kawasan BKT, jumlahnya lebih sedikit.

Warga padati kawasan Kanal Banjir Timur, Minggu (21/6) pagi ini. Beragam aktivitas dilakukan warga mulai dari olahraga hingga isi waktu luang bersama keluarga.Warga padati kawasan Kanal Banjir Timur, Minggu (21/6) pagi ini. Beragam aktivitas dilakukan warga mulai dari olahraga hingga isi waktu luang bersama keluarga. Foto: Agung Pambudhy

Meski dengan minimnya petugas, Budhi mengatakan harus ada banyak titik yang dipantau, misalnya titik check poin PSBB masih berlanjut, penjagaan di pasar, mall, dan di beberapa titik ruas jalan sekitar Jakarta Timur yang harus diawasi. Tak hanya itu, personel Satpol PP juga sebagian ditugaskan untuk memantau CFD di kawasan Thamrin-Sudirman.

"Persoalannya kan hari minggu kita bertepatan dengan HBKB di tingkat provinsi, mereka juga perlu didukung, jadi kami setiap tadi itu bisa tersedot sekitar 120 ke sana untuk membantu Thamrin-Sudirman supaya ring 1 tetap bagus. Mungkin minggu depan akan kita upayakan lebih ini lagi," ujarnya.

Ia mengatakan pagi tadi petugas yang berjaga di Jalan Taman Malaka Timur, Jakarta Timur juga sudah melakukan penindakan terhadap warga. Warga kemudian ada yang diberikan sanksi sosial.

"Sudah ada yang sudah di BAP," tuturnya.

Warga padati kawasan Kanal Banjir Timur, Minggu (21/6) pagi ini. Beragam aktivitas dilakukan warga mulai dari olahraga hingga isi waktu luang bersama keluarga.Warga padati kawasan Kanal Banjir Timur, Minggu (21/6) pagi ini. Beragam aktivitas dilakukan warga mulai dari olahraga hingga isi waktu luang bersama keluarga. Foto: Agung Pambudhy

Tanpa kesadaran masyarakat, Budhi berpendapat petugas juga akan sulit melakukan penertiban. Dia meminta agar masyarakat yang keluar rumah mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan dan tidak membawa orang yang termasuk kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak karena rentan tertular COVID-19.

"Kita harus membagi titik yang dipantau seperti di 8 check poin, di pasar, di stasiun, di mall, jadi terpecah, tanpa kesadaran masyarakat susah kita mengharapkan BKT tertib," ujarnya.

"Kita mengharapkan pandemi ini kan belum selesai manakala masyarakat belum mengambil peran orang per orang untuk bisa saling mengingatkan, gaya hidup kenormalan baru ini. Kan ada 4 prinsipnya jaga jarak, pakai masker, cuci tangan," ujarnya.

Warga padati kawasan Kanal Banjir Timur, Minggu (21/6) pagi ini. Beragam aktivitas dilakukan warga mulai dari olahraga hingga isi waktu luang bersama keluarga.Warga padati kawasan Kanal Banjir Timur, Minggu (21/6) pagi ini. Beragam aktivitas dilakukan warga mulai dari olahraga hingga isi waktu luang bersama keluarga. Foto: Agung Pambudhy

Diketahui, warga padati kawasan Kanal Banjir Timur, Minggu (21/6) pagi ini. Beragam aktivitas dilakukan warga mulai dari olahraga hingga isi waktu luang bersama keluarga.

Namun di tengah padatnya warga tersebut masih ada yang tidak memakai masker, selain itu ada pula warga yang membawa anak kecil. Tak hanya itu PKL di pinggir jalan juga tampak ramai.

(yld/imk)