Diduga Keracunan Monoksida Satu Keluarga Meninggal di Waropen, Papua

Wilpret Siagian - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 16:46 WIB
Diduga Keracunan Monoksida Satu Keluarga Meninggal di Waropen, Papua
Foto: Wilpret Siagian-detikcom
Jakarta -

Satu keluarga ditemukan meninggal dalam rumah. Diduga penyebab Ayah Mansur (53), istrinya Iting (48) dan anaknya Rifky (14) itu meninggal dunia akibat kehabisan oksigen dan keracunan asap karbon monoksida dari generator.

Warga mengetahui kejadian itu setelah mendobrak pintu rumah korban. Hal ini dilakukan karena curiga selama satu hari, Sabtu (20/6) rumah korban tidak terbuka dan penghuni rumah tidak kelihatan.

"Warga curiga karena satu hari rumah korban tertutup dan pengisi rumah tidak kelihatan. Akhirnya warga mendobrak pintu rumah, dan mendapati ketiga korban sudah dalam keadaan tergeletak dan sudah tidak bernyawa," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan di Jayapura, Minggu (21/6/2020).

Menurut keterangan polisi, kejadian diketahui ketika Nawir (60) tetangga korban melihat pemilik rumah tidak keluar dari rumah, karena merasa ada yang aneh, akhirnya saksi mendatangi rumah korban lalu mengetuk pintu namun tidak ada jawaban. Kemudian Nawir meminta tolong Rahmania (34) memberitahu kepada adik kandung korban, Hamka (42).

Kemudian mereka bersama- sama mendatangi dan mengecek pintu rumah yang keadaan terkunci, lalu mendobrak pintu rumah korban dan mendapati ketiga korban sudah dalam keadaan tergeletak dan tidak bernyawa. Setelah melihat kejadian itu, Hamka (saksi) melaporkan ke Piket Penjagaan Polres Waropen dan Personel Polres Waropen langsung mendatangi TKP.

"Anggota kemudian menghubungi Tim gugus tugas Penanganan COVID-19 Kab. Waropen untuk membantu dalam proses evakuasi mayat korban sesuai dengan aturan protokol kesehatan, kemudian melakukan Olah TKP," jelas Kamal.

Ketiga jenazah korban akhirnya dibawa Satgas Penanganan COVID-19 Kab. Waropen ke Puskesmas Waren, guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

"Dari hasil olah TKP, Polisi menemukan sebuah genset yang ditempatkan di kamar mandi dan hasil koordinasi dengan tim kesehatan Gugus tugas Penanganan COVID-19 bahwa diduga ketiga korban meninggal, akibat kehabisan oksigen dan keracunan asap karbon monoksida dari generator yang dinyalakan dari kamar mandi," jelas Kamal.

Setelah dilakukan penanganan oleh tim medis ketiga jenazah dibawa kembali ke Rumah Duka di Kampung Uri, Distrik Waropen Bawah, untuk dimandikan dan dimakamkan.

Tonton video 'Ratusan Siswa SD-SMP di Boyolali Alami Gejala Keracunan':

(dwia/dwia)