Gerhana di Manado, Matahari Tertutup Nyaris Separuhnya

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 16:46 WIB
Gerhana matahari sebagian di Manado, Sulut. (Dok BMKG)
Gerhana matahari sebagian di Manado, Sulut. (Dok BMKG)
Jakarta -

Manado adalah salah satu wilayah di Sulawesi Utara yang mengalami gerhana matahari sebagian dengan magnitudo yang relatif tinggi ketimbang wilayah lain di Indonesia. Matahari tertutup nyaris separuh.

Siaran langsung pantauan gerhana matahari sebagian oleh Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Manado ditayangkan di akun YouTube infoBMKG, Minggu (21/6/2020).

Dibanding wilayah lain di Indonesia, sejumlah wilayah di Sulawesi Utara mengalami gerhana matahari sebagian dengan tingkat ketertutupan matahari oleh bulan yang lebih besar. Tingkat ketertutupan ini dilambangkan dalam nilai magnitudo. Semakin besar magnitudonya, semakin besar pula bagian matahari yang tertutup oleh bulan.

Di Manado, magnitudo gerhana matahari sebagian adalah 0,427. Kontak awal gerhana dimulai pukul 15.28 Wita, waktu puncak gerhana pada 16.32 Wita, dan kontak akhirnya pada 17.28 Wita sore hari.

Tampak matahari berwarna oranye menyala di langit yang gelap. Sesekali, pantauan kamera teleskop BMKG terhalang oleh awan hitam. Untungnya, momen puncak gerhana masih teramati.

Wilayah di Indonesia yang mengalami magnitudo gerhana terbesar di Indonesia adalah Melonguane, Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, yang merupakan tapal batas wilayah Indonesia-Filipina. Di Melonguane, magnitudo gerhana sebesar 0,522.

Gerhana matahari sebagian di Indonesia merupakan fenomena alam, bagian dari gerhana matahari cincin (GMC) yang terjadi di negara-negara lainnya.

Tonton video 'Durasi Gerhana Matahari Sebagian Terlama di Indonesia Terjadi di Sabang':

(dnu/imk)