Beralih Profesi, Mantan Security Ini Berbagi Kisah Saat Jadi Ojek Online

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 13:21 WIB
Grab
Foto: dok Grab
Jakarta -

Peralihan dari satu profesi ke profesi lainnya memang kerap terjadi di masyarakat, berbagai faktor seperti keluarga, pendapatan, atau bahkan kondisi tertentu menjadi dalang dalam setiap peralihan tersebut. Peralihan profesi tersebut juga dilakukan oleh salah satu mitra ojek online, Denny Akbari yang sebelumnya berprofesi sebagai seorang security.

Dikutip dari Instagram resmi Grab Indonesia, Denny mengatakan awalnya profesi menjadi ojek online ini untuk menambahkan penghasilan dari pekerjaannya menjadi seorang security. Seiring berjalannya waktu, ia merasa pemasukannya malah bertambah.

"Dari situlah aku memutuskan untuk resign jadi satpam dan fokus jadi driver aja. Sekarang sudah mau 5 tahun narik Grab," ungkap Denny dikutip dari Instagram Grab Indonesia, Minggu (21/6/2020).

Dalam jangka waktu tersebut, Denny menceritakan kisah-kisah yang menarik yang tidak bisa ia lupakan. Mulai dari penumpang yang memberikan tips, hingga mengantar ke tempat-tempat yang tidak masuk akal.

"Jadi inget dapet order dari TPU ke TPU jam 1 malam. Tapi banyak yang senangnya juga, ada (penumpang) yang curhat, ngasih tips, seru!" ujarnya.

Selama masa PSBB kemarin, dirinya pun beralih dari layanan GrabBike menjadi GrabExpress Instant dan Sameday. Dari situ dirinya dapat mendapatkan pundi-pundi uang untuk menghidupi dirinya dan juga keluarga. Kini, setelah ojek online sudah dapat beroperasi selepas PSBB Denny pun bersyukur, karena menurutnya banyak rekan drivernya yang mengandalkan GrabBike.

"Sekarang GrabBike dipasangi juga partisi GrabProtect seperti di GrabCar, ini akan mengangkat lagi kehidupan driver yang sempat terpuruk," tutur Denny.

Tetapi bukan berarti tidak ada yang dipikirkan oleh Denny selepas dapat beroperasinya layanan GrabBike. Dirinya mengaku memikirkan tentang penumpang yang bertanya-tanya apakah driver GrabBike positif atau tidak, tetapi karena adanya protokol kesehatan yang sudah dipersiapkan oleh manajemen Grab dirinya lebih tenang.

Denny mengungkapkan selain dipasangi plastik pelindung antara driver dan penumpang, para driver juga dicek suhu badan, ditraining agar bagian motor yang sering dipegang seperti handle stang, pegangan penumpang, hingga jok motor diberi disinfektan.

"Pakai masker pastinya, namanya di jalan, helm dan jaket lebih bersih, sanitizer wajib. Driver (juga) nggak bisa ambil order kalo belum isi Pernyataan Kesehatan Rutin di Aplikasi. Sangat dijaga deh itu yang utama. Penumpang jadi tidak ragu sama driver. Sangat bagus Grab memperhatikan driver. Dan Istri juga selalu mengingatkan saja hati hati di jalan. Jangan lupa berdoa.," pungkas Denny.

(ega/ega)