Melihat Kenduri Nasi Santan Sambut Panen Raya Suku Lembak di Bengkulu

Hery Supandi - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 10:37 WIB
Tradisi sambut panen suku Lembak di Bengkulu (Hery Supandi-detikcom)
Foto: Tradisi sambut panen suku Lembak di Bengkulu (Hery Supandi-detikcom)
Bengkulu -

Masyarakat suku lembak di Kota Bengkulu menggelar tradisi kenduri nasi santan menjelang panen raya. Bagaimana jalannya tradisi tersebut?

Kenduri nasi santan ini sudah turun temurun dilakukan sebagai bentuk rasa syukur karena tanaman padi milik mereka sudah memasuki musim panen raya. Dalam tradisi ini, mereka menikmati nasi santan (nasi uduk) yang telah dimasak di rumah untuk dimakan bersama di area persawahan yang akan dipanen.

Tradisi ini dipimpin oleh tokoh adat. Biasanya, tokoh adat bakal menjadi pembaca doa saat kenduri nasi santan.

Selain itu, ada juga tradisi membakar kemenyan yang dilakukan oleh pemilik sawah yang akan dipanen. Bakar kemenyan dilakukan sebagai pengharum untuk menghormati arwah atau roh yang sudah pergi sekaligus mendoakan.

"Kenduri nasi santan ini bukti kita terima kasih karena sudah memasuki musim panen. Jadi inilah bukti syukur kita untuk menikmati hasil panen ini," kata salah seorang tokoh masyarakat Lembak, Fachrudin, Minggu (21/6/2020).

Fachrudin mengatakan biasanya tradisi ini digelar di tengah area persawahan yang akan dipanen. Acara biasanya ratusan orang petani.

Selanjutnya
Halaman
1 2